trending

Usai Libur Nataru, Kini Fungsional Sejumlah Ruas Tol Trans Sumatera Resmi Ditutup

Minggu, 5 Januari 2025 | 20:00 WIB
Setelah menemani perjalanan selama libur Nataru 2024/2025, sejumlah ruas fungsional Tol Trans Sumatera kini ditutup. (hutamakarya.com)

Kabar BUMN - PT Hutama Karya (Persero) resmi menutup pengoperasian fungsional Ruas Tol Binjai - Langsa Seksi Tanjung Pura - Pangkalan Brandan dan Tol Kuala Tanjung - Indrapura.

Kedua ruas yang mendukung kelancaran arus lalu lintas selama periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) ini telah ditutup sore tadi, 5 Januari 2025 pukul 17.00 WIB.

Sebelumnya, Tol Fungsional Sigli - Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 (Seulimeum - Padang Tiji) dan Tol Pekanbaru - Padang Seksi Padang - Sicincin telah terlebih dahulu berakhir.

Baca Juga: Nikmati Shower & Locker hingga Rail Transit Suite: Promo Spesial KAI Wisata Menantimu, Terakhir Hari Ini!

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim mengatakan bahwa masa pengoperasian fungsional kedua ruas tol tersebut berakhir pada Kamis, 2 Januari 2025.

“Dengan berakhirnya masa fungsional jalan tol, maka akses ke jalan tol tersebut akan kami tutup kembali untuk penyelesaian konstruksi," ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat yang tinggi dalam memanfaatkan tol ini.

Baca Juga: Lowongan Magang BUMN di Telkom Indonesia: Yuk, Jadi Content Creator di Banda Aceh!

"Kami melanjutkan penyelesaian pembangunan ruas Tol Pekanbaru - Padang maupun Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji – Seulimum) agar dapat segera beroperasi penuh pada periode Mudik Lebaran 2025 nanti,” ujar Adjib.

Selama fungsional, Tol Sibanceh Seksi 1 mencatat 21.967 kendaraan, dan Tol Padang - Sicincin 46.900 kendaraan.

Angka tersebut menjadikan keudua ruas tercatat sebagai trafik tertinggi di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama Nataru 2024/2025.

Baca Juga: Ingin Switch Karier? Berikut Tips dan Hal-Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Adjib juga mengapresiasi dukungan stakeholder yang memastikan kelancaran dan keselamatan dengan zero kasus fatalitas.

"Kerjasama yang solid ini telah memastikan keselamatan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan," katanya.

Hutama Karya mengimbau pengguna tol untuk mematuhi aturan, menjaga kecepatan maksimum 60 km/jam, dan melapor ke Call Centre jika ada keluhan atau kejadian di jalan tol.***

Tags

Terkini