Kabar BUMN - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi mengunjungi PT Permodalan Nasional Madani (PNM) pada Jumat (10/1/2025).
Kunjungan dilakukan dalam rangka memperkuat kerja sama peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak melalui tiga prioritas Kementerian PPPA.
Yaitu, Ruang Bersama Indonesia, perluasan layanan call center SAPA 129, dan pengembangan Satu Data Perempuan dan Anak berbasis desa.
Baca Juga: PNM dan BNPT Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Mitra Deradikalisasi
Menteri PPPA berharap dengan 15,8 juta nasabah perempuan aktifnya di seluruh Indonesia, PNM dapat terlibat dalam mendukung ketiga program prioritas tersebut.
Menurutnya, sinergi bersama PNM ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak serta mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menuturkan, kerja sama ini sangat relevan sekali dengan yang dilakukan PNM.
Baca Juga: PNM Bersama Mitra Renovasi TK di Magelang, Dorong Pendidikan Anak di Desa
“Kerja sama PNM dengan Kementerian PPPA akan memberikan nilai tambah bagi nasabah,” jelas Arief.
PNM terus berkomitmen untuk mendukung pemberdayaan perempuan melalui program-program unggulan seperti Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), dan ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro).
Selain 15,8 juta perempuan yang aktif menjadi nasabah, saat ini PNM memiliki sekitar 22 kampung madani dan 122 rumah pintar PNM yang selama ini dijadikan tempat belajar anak.
Baca Juga: Dengan Program Unggulan Disabilitas Tanpa Batas, PNM Boyong Tiga Penghargaan di BBMA 2024
Tidak hanya nasabah, dengan adanya kerja sama PNM dengan Kementerian PPPA, anak-anaknya juga bisa memanfaatkan tempat itu.
“Bagi kami, kerja sama ini menambah jaminan para nasabah semakin percaya diri, semakin pandai, dan insya Allah semakin loyal kepada kami. Sehingga usaha mereka juga ada jaminan keberlangsungan,” tutup Arief.***