Kabar BUMN - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) membayarkan dividen interim BRI sebesar Rp20,33 triliun, setara dengan Rp135 per lembar saham, pada Rabu (15/1/2025).
Dari jumlah tersebut, BRI menyetor dividen interim sebesar Rp10,88 triliun kepada negara, yang menguasai 53,51% atau setara 80,61 miliar saham BRI. Sementara pemegang saham publik menerima Rp9,45 triliun.
Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), BRI memiliki kewajiban menyetorkan dividen kepada negara melalui pembayaran dividen.
Ia juga menegaskan, laba yang dihasilkan BRI tidak hanya menjadi hak pemegang saham, tetapi juga memainkan peran penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan nasional.
Menurutnya, melalui pembayaran dividen, mayoritas laba BRI kembali ke negara dan dimanfaatkan untuk berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Ini adalah bentuk nyata dari kontribusi kami terhadap negara,” jelas Sunarso di Jakarta, Jumat (17/1/25).
Baca Juga: Dukung Pembinaan Sepak Bola Usia Muda, BRI Mensponsori Liga Kompas U-14
Pembagian dividen interim 2024 BRI didasarkan pada kinerja keuangan per 30 September 2024, dimana BRI secara konsolidasian berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp45,36 triliun.
Pembagian dividen interim mencerminkan keberhasilan BRI dalam menjaga kinerja keuangan yang solid, didukung oleh modal dan likuiditas yang memadai.
Per September 2024, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) BRI tercatat sebesar 26,76%, sementara Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di level yang memadai sebesar 89,18%.
Baca Juga: Adopsi Teknologi AI dalam Transformasi Digital, BRI Tegaskan Tidak untuk Menggantikan Peran Manusia
Langkah strategis ini tidak hanya menjadi sinyal positif bagi pasar modal, tetapi juga menunjukkan konsistensi BRI dalam menjalankan transformasi bisnis untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Dengan fundamental yang kuat, BRI optimis dapat terus berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional.***