trending

Program Agrosolution Pupuk Kaltim Tingkatkan Produktivitas Padi di Bone Bolango

Rabu, 29 Januari 2025 | 19:00 WIB
Pupuk Kaltim melalui program Agrosolution sukses meningkatkan produktivitas padi di Bone Bolango hingga 7,8 ton/ha, dorong ketahanan pangan nasional. (Dok. Pupuk Kaltim)

Kabar BUMN - Pupuk Kaltim kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program Agrosolution.

Kali ini, program unggulan tersebut diterapkan di Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, dengan hasil panen yang meningkat signifikan.

Panen raya yang baru saja digelar menunjukkan bahwa produktivitas padi di lahan seluas 2.000 meter persegi mencapai 7,8 ton per hektare, lebih tinggi dibandingkan hasil sebelumnya yang hanya mencapai 6,8 ton per hektare.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Mulai Besok, BRI Menggelar BRI UMKM EXPO(RT) & Microfinance Outlook 2025

Muhammad Yusuf, AVP Agrosolution Pupuk Kaltim Wilayah Sulawesi, menegaskan bahwa optimalisasi pertanian merupakan tujuan utama dari program ini.

"Optimalisasi hasil pertanian menjadi sasaran pengembangan Agrosolution oleh Pupuk Kaltim."

"Sehingga makin berdampak terhadap ketahanan pangan hingga kesejahteraan petani kita. Sehingga sektor pertanian dapat terus tumbuh dan berkembang," ungkapnya.

Baca Juga: 4 Makanan yang Kontroversial dan Dilarang dari Berbagai Negara di Dunia

Program ini tidak hanya menyediakan pupuk berkualitas tinggi, tetapi juga pendampingan teknis bagi petani agar mampu mengelola lahan secara efektif dan berkelanjutan.

Keberhasilan ini pun diapresiasi oleh Endah Wulandari, perwakilan Pupuk Indonesia wilayah Sulut, Gorontalo, dan Maluku.

Menurutnya, Pupuk Indonesia Grup berkomitmen penuh dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui berbagai program, termasuk Agrosolution dan Makmur.

Baca Juga: Membidik Proliga, PBV Bukit Asam Tanjung Enim Terus Mengasah Talenta Muda

"Seperti halnya Agrosolution Pupuk Kaltim, maupun program Makmur yang dihadirkan Pupuk Indonesia Grup melalui sinergi BUMN, guna mendorong pertanian berkelanjutan dengan hasil maksimal."

"Seluruh upaya ini sebagai wujud kontribusi perusahaan terhadap penguatan ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani," katanya.

Halaman:

Tags

Terkini