Kabar BUMN - Seiring dengan bertambahnya jadwal perjalanan Kereta Cepat Whoosh, PT KCIC memastikan aspek keselamatan dan pemeliharaan tetap menjadi prioritas utama.
Upaya ini diwujudkan dengan salah satu strategi yang diterapkan yaitu kebijakan Long Window Time, perpanjangan waktu pemeriksaan dan perawatan prasarana.
Adapun jadwal perjalanan Whoosh resmi bertambah menjadi 62 perjalanan per hari sejak hari ini (01/02).
Baca Juga: Dukung Penanganan Stunting, PT Pindad Salurkan Bantuan PMT di Bandung
Long Window Time adalah periode khusus untuk pemeriksaan mendalam terhadap berbagai aspek teknis Whoosh termasuk jalur rel, jembatan, terowongan, persinyalan, listrik aliran atas, sound barrier, drainase, serta aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Jika sebelumnya pemeriksaan dilakukan setiap hari pukul 00.00–04.00 WIB, kini mulai 1 Februari, khusus hari Minggu, durasi perawatan diperpanjang hingga pukul 07.00 WIB.
Artinya, selama periode ini, operasional Whoosh akan mengalami penyesuaian.
Baca Juga: Menelusuri Wilayah Pesisir Cilacap, Berikut 5 Destinasi Wisata Pantai yang Memikat Hati
Dengan adanya Long Window Time setiap hari Minggu, maka jumlah perjalanan Whoosh akan berkurang menjadi 56 perjalanan per hari pada hari tersebut.
Berikut perubahan jadwal keberangkatan pertama pada hari Minggu:
- Stasiun Tegalluar: pukul 07.35 WIB
- Stasiun Halim: pukul 08.00 WIB
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, pemilihan hari Minggu didasarkan pada evaluasi okupansi perjalanan di pagi hari, yang menunjukkan tingkat keterisian penumpang lebih rendah dibandingkan hari lainnya.
“Penerapan Long Window Time ini dipastikan tidak berdampak signifikan terhadap animo masyarakat untuk menggunakan layanan Whoosh,” ujar Eva.
Eva menambahkan, KCIC ingin memastikan bahwa layanan Whoosh tetap andal dan aman, meskipun jadwal perjalanan ditingkatkan.
Baca Juga: Alat Pendukung yang Dibutuhkan Pelancong yang Hobi Memotret