Kabar BUMN - PT PLN mencatat pemakaian listrik tertinggi (beban puncak) kelistrikan nasional selama periode Lebaran 2023 mengalami kenaikan di banding tahun 2022.
Kenaikan pada periode Idul fitri 1444 H terjadi merata terutama di daerah yang menjadi destinasi mudik. Hal ini menjadi salah satu sinyal adanya pemerataan ekonomi di daerah.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan, beban puncak secara nasional pada periode Idul fitri 1444 H kali ini mencapai 29,9 gigawatt (GW) dengan daya mampu pasok sebesar 44,5 GW.
Baca Juga: Prediksi Drama Bo Ra! Deborah Episode 7, Tayang di Amazon Prime Video Hari Ini
Terutama di daerah destinasi mudik terjadi kenaikan dibandingkan beban puncak pada Lebaran tahun lalu.
"Beban puncak kelistrikan momen Idulfitri 1444 H mengalami peningkatan di semua daerah, terutama di wilayah tujuan mudik dan destinasi wisata. Pertumbuhan konsumsi listrik mencerminkan pemerataan aktivitas masyarakat yang tadinya terpusat di kota besar sekarang tersebar ke daerah," ujar Darmawan, dikutip dari Instagram @pln_id pada Rabu 3 Mei 2023.
Selama periode siaga, secara nasional kondisi kelistrikan aman dan andal memenuhi kebutuhan masyarakat. PLN menyiagakan sebanyak 82 ribu personel yang stanby 24 jam menjaga keandalan pasokan listrik. Tersebar lebih dari 2000 posko siaga di seluruh Indonesia, PLN siap melayani serta membantu masyarakat.
Baca Juga: Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, 3 Mei 2023, Melayani Sampai Pukul 14.00 WIB
Darmawan mencontohkan, di wilayah Jawa Tengah beban puncak pada periode lebaran tahun ini naik 6 persen menjadi 3.575 megawatt (MW) dibandingkan momen lebaran tahun lalu. Begitu juga di Jawa Timur tercatat kali ini beban puncak mencapai 4.698 MW tumbuh 2 persen dibandingkan momen mudik tahun 2022.
Jawa Barat juga mengalami kenaikan beban puncak. Tercatat, beban puncak pada siang hari di hari Idulfitri 2023 mencapai 4.172 MW naik 8,8 persen dibandingkan beban puncak listrik siang hari Idulfitri tahun 2022.***