Kabar BUMN - Fenomena hujan meteor Eta Aquarid terjadi antara tanggal 18 April sampai 28 Mei dan mencapai puncak pada tanggal 6 Mei 2023.
Meteor Eta Aquarid dikenal karena kecepatannya. Setiap meteor ini bergerak dengan kecepatan 66 km/detik menuju atmosfer bumi. Begitu cepatnya meteor bergerak sehingga menghasilkan ekor yang bersinar selama beberapa detik atau menit saja.
Secara umum, diperkirakan ada sekitar 30 meteor Eta Aquarid yang bisa terlihat setiap jamnya selama puncak tanggal 6 Mei.
Baca Juga: 4 Kedai Sushi Kaki Lima di Jakarta yang Banyak Direkomendasikan Orang, Enak dan Murah
Hujan meteor merupakan fenomena alam menarik yang patut ditunggu. Kehadiran hujan meteor tidak selalu sama setiap tahunnya. Ini sangat tergantung dari orbit meteor itu sendiri saat mengitari atmosfer bumi.
Meteor adalah batu dari luar angkasa yang masuk ke atmosfer bumi. Ketika sebuah batu dari luar angkasa jatuh ke bumi, tarik batu saat bergerak membuatnya jadi panas. Tarikan panas ini memunculkan udara yang bersinar dan terlihat bersinar saat batu menembus atmosfer. Ini yang kemudian terlihat di langit seperti bintang jatuh.
Ketika begitu banyak banyak batu meteor yang memasuki atmosfer bumi, inilah yang disebut hujan meteor.
Baca Juga: Promo Harbelnas, PLN Beri Voucher Tambah Daya Listrik
Berasal dari Komet Halley
Eta Aquarid merupakan hujan meteor ini berasal dari komet 1P/Halley. Eta Aquarid tercipta dari serpihan puing luar angkasa yang bercampur dengan atmosfer bumi.
Perlu diketahui, komet Halley mengorbit di matahari dengan periode 76 tahun sekali. Setiap kali Halley kembali pada sistem tata surya, nukleusnya melepaskan lapisan es dan batuan ke angkasa. Butir debu itu akhirnya menjadi Eta Aquarid pada bulan Mei.
Sementara komet Halley sendiri membutuhkan waktu selama 76 tahun untuk mengorbit mengelilingi matahari. Terakhir kali komet Halley terlihat pada tahun 1986. Komet ini baru akan masuk ke sistim tata surya pada tahun 2061.
Baca Juga: BNI Giro Multi Currency, Mendorong Percepatan Arus Digitalisasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
10 Meteor Setiap Jam
Eta Aquarid bisa terlihat dengan jelas di negara yang ada di belahan bumi selatan maupun belahan bumi utara. Namun, di belahan bumi selatan terlihat lebih sering, termasuk di Indonesia.