Kabar BUMN - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengunjungi kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungannya, ia meninjau hasil revitalisasi zona II serta Kampung Seni Borobudur yang menjadi pintu masuk utama menuju Candi Borobudur.
Menko AHY menegaskan pentingnya menjaga Candi Borobudur sebagai Warisan Budaya Dunia sekaligus mengembangkan potensi ekonomi dan pariwisata daerah.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur di kawasan ini harus sejalan dengan pelestarian budaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Saya sebagai menko ingin mendorong semua sektor, pemerintah maupun non pemerintah, pusat maupun daerah untuk bisa terus memajukan destinasi pariwisata sekaligus berbagai sarana pendukung infrastruktur yang ada di kawasan ini,” ujar AHY.
Penataan kawasan Borobudur dilakukan dengan pendekatan Historic Urban Landscape, mengintegrasikan aspek budaya, lingkungan, dan sosial secara menyeluruh.
Salah satu fokus utama adalah menjaga daya dukung kawasan yang menghadapi tekanan akibat tingginya jumlah wisatawan.
Menko AHY juga mengapresiasi pengembangan Kampung Seni Borobudur (KSB) yang mendukung ribuan pelaku UMKM dalam memasarkan karya seni dan kreativitas mereka.
"Ini merupakan gerakan ekonomi lokal,” lanjutnya.
Baca Juga: Bukit Asam Gelar Aksi Sosial Ramadan dan HUT ke-44, Ribuan Bantuan Disalurkan
Pemerintah terus berkomitmen untuk menata kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Candi Borobudur, dengan tujuan menjaga kelestariannya sebagai Warisan Budaya Dunia sekaligus mengembangkan potensi ekonomi dan pariwisata daerah.
Penataan ini tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan konektivitas serta penciptaan kawasan wisata berstandar dunia yang tetap berkelanjutan dan inklusif bagi masyarakat setempat.***