trending

Tekan Impor Bahan Baku Industri, MIND ID Kembangkan Produksi Asam Sulfat dan Caustic Soda

Selasa, 11 Maret 2025 | 11:00 WIB
MIND ID terus mengembangkan produksi asam sulfat dan caustic soda guna menekan impor bahan baku industri. (DOK. MIND ID)

Kabar BUMN - BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, terus mengembangkan produksi asam sulfat dan caustic soda guna menekan impor bahan baku industri dan meningkatkan nilai tambah komoditas mineral dalam negeri.

Produk hasil hilirisasi seperti asam sulfat dan caustic soda memiliki peran strategis sebagai bahan baku utama dalam berbagai sektor industri.

Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID Dilo Seno Widagdo menjelaskan, kedua produk ini digunakan dalam proses pemurnian mineral hingga industri manufaktur.

Baca Juga: Indonesia Simpan Cadangan Tembaga Terbesar Ketujuh di Dunia, MIND ID Perkuat Hilirisasi untuk Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Namun, hingga saat ini, sebagian besar bahan pendukung untuk smelter dan refinery masih diperoleh melalui impor.

Dilo mengungkapkan, “Sebenarnya untuk mendukung refinery ataupun smelter ini juga butuh bahan-bahan pendukung yang sebagian besar sekarang ini masih impor.”

“Proyek strategis hilirisasi Grup MIND ID menjadi solusi untuk juga dapat menghasilkan produk-produk bahan baku industri,” ujar Dilo.

Baca Juga: Bukti Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan MIND ID Raih 11 Piala PROPER 2024

Pengembangan produksi bahan baku industri ini telah direalisasikan melalui produksi asam sulfat oleh PT Freeport Indonesia (PTFI) di pabrik asam sulfat yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur.

Pabrik ini memiliki kapasitas produksi sebesar 1,5 juta ton asam sulfat per tahun. Asam sulfat tersebut dihasilkan dari pembakaran pasir tembaga serta limbah industri seperti terak dan gipsum.

Dilo menekankan bahwa asam sulfat memiliki peran penting dalam mendukung hilirisasi smelter dengan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL).

Selain itu, asam sulfat juga menjadi bahan baku utama bagi industri pupuk, aki, pulp, dan kertas.

Baca Juga: Ciptakan Creating Shared Value, MIND ID Libatkan Warga Sekitar Tambang Manfaatkan Limbah Jadi Produk Multiguna

Tak hanya itu, MIND ID bersama PT Freeport Indonesia juga tengah mengkaji produksi caustic soda, yang nantinya dapat digunakan dalam industri aluminium.

Halaman:

Tags

Terkini