Kabar BUMN - PT Pindad dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) resmi menjalin kerja sama dalam pengembangan teknologi industri kelapa sawit.
Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa, dan Ketua Umum Apkasindo, Gulat ME Manurung, pada Rabu, 19 Maret 2025, di Grha Pindad Bandung.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran direksi PT Pindad serta 75 petani sawit dari berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga: DAMRI Dukung Mobilisasi 150 Anak Yatim Piatu untuk Belanja Baju Lebaran
Dalam sambutannya, Sigit P. Santosa mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan delegasi Apkasindo dan menegaskan bahwa PT Pindad tidak hanya memproduksi alat pertahanan, tetapi juga berbagai peralatan industri yang berkualitas.
Ia berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi industri kelapa sawit.
"PT Pindad selain memproduksi berbagai jenis senjata dan kendaraan khusus, kami juga mampu memproduksi Alsintan yang tentunya hal ini beririsan dengan bidang bapak ibu."
Baca Juga: PIEP Raih Penghargaan Bergengsi atas Implementasi HSE di Indonesia Best Companies Award 2025
"Dengan adanya penandatanganan Nota Kesepahaman ini diharapkan dapat langsung kita implementasikan berapa untuk kebutuhan, serta spesifikasi apa yang dicari."
"Nanti kerja sama ini diawali dengan proses penanaman menggunakan alat mekanisasi yang ada di Pindad seperti traktor, excavator, harvester dan lain sebagainya. Mudah-mudahan kerja sama ini akan berjalan dengan baik," jelasnya.
Gulat ME Manurung juga menyambut baik kerja sama ini dan merasa bangga bisa memimpin para petani sawit untuk mengenal lebih jauh potensi PT Pindad dalam sektor pertanian.
Baca Juga: Sambut Lebaran 2025, Ini Quotes yang Cocok untuk Dibagikan di Hari Raya
Ia menyoroti pentingnya penggunaan alat pertanian dalam negeri guna mengurangi ketergantungan pada produk impor.
"Hari ini merupakan hari yang berharga, kegiatan hari ini dihadiri oleh 75 petani sawit untuk melihat lebih dekat mengenai produk PT Pindad mana yang dapat kami manfaatkan."