Kabar BUMN – Kebijakan Work from Anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah terbukti menjadi solusi efektif dalam mengurai kepadatan arus balik Lebaran tahun ini.
Dengan fleksibilitas waktu kepulangan, arus perjalanan masyarakat lebih merata dan tidak terkonsentrasi di hari-hari puncak.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) pun turut mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan secara bijak, seperti memilih waktu menyeberang di pagi atau siang hari, serta memastikan pembelian tiket dilakukan lebih awal melalui aplikasi atau agen resmi Ferizy.
Baca Juga: Hemat Biaya Arus Balik Lebaran dengan Promo Menarik Penyeberangan Bakauheni–Merak dari ASDP
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin, mengungkapkan bahwa distribusi arus balik kali ini menunjukkan pola yang lebih merata.
"Dampak positif dari kebijakan WFA terlihat dari berkurangnya kepadatan di hari-hari tertentu. Trafik di pelabuhan lebih lancar dan terkendali," ujarnya.
Data dari Posko Bakauheni yang meliputi Pelabuhan Bakauheni, Panjang, dan BBJ Muara Pilu pada H+1 Lebaran mencatat penurunan arus penumpang dan kendaraan.
Baca Juga: Diskon Arus Balik Lebaran! ASDP Beri Potongan Tarif hingga 36% di Lintas Bakauheni-Merak
Jumlah penumpang dari Sumatera ke Jawa tercatat 57.801 orang, turun 4,8% dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, jumlah kendaraan yang menyeberang mencapai 14.866 unit, atau turun 5% dari tahun lalu.
Namun secara kumulatif sejak H-10 hingga H+1, total penumpang yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 511.267 orang, mengalami kenaikan tipis sebesar 1,4%.
Baca Juga: ASDP Terapkan Diskon Tarif Penyeberangan Lintas Bakauheni-Merak sampai 36%, Cek Ferizy!
Total kendaraan tercatat 106.215 unit, sedikit menurun 3,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Shelvy menegaskan bahwa ASDP telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif demi kelancaran arus balik.