BRI juga semakin memperkuat penerapan ESG dari aspek sosial melalui pembentukan Holding Ultra Mikro, yaitu integrasi antara BRI, Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani atau PNM sebagai upaya BRI Group dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan di Indonesia.
Sesuai prinsip UNGC, BRI menegaskan komitmennya dalam menjunjung HAM terkait ketenagakerjaan melalui pemberlakuan beberapa kebijakan, yaitu prinsip-prinsip HAM dalam ketenagakerjaan, kebijakan berperilaku saling menghargai di tempat kerja, serta kebijakan implementasi keselamatan dan kesehatan kerja.
BRI juga menerapkan kebijakan anti-diskriminasi pada seluruh aspek manajemen modal manusia, seperti pengembangan karir dan pemberian keuntungan.
Dari sisi tata kelola, BRI membentuk Komite ESG sebagai forum bagi jajaran direksi dalam memonitor dan mengevaluasi implementasi ESG di BRI.***