Selain itu, BNI juga menjaga posisi alat likuid dalam bentuk dolar AS pada tingkat yang melebihi ambang toleransi risiko internal.
Baca Juga: War Tiket! Dapatkan Buy 1 Get 2 BNI Java Jazz Festival 2025 Sekarang, Begini Caranya
Hal ini menjadi bantalan penting untuk mengantisipasi gejolak yang mungkin muncul akibat volatilitas global.
Dengan pengelolaan risiko yang disiplin dan likuiditas yang kuat, BNI tetap percaya diri mampu menjaga kinerja positif serta berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Hal ini mencerminkan kesiapan BNI dalam menghadapi potensi tekanan likuiditas yang mungkin timbul akibat dinamika nilai tukar global," imbuh Okki.***