Kabar BUMN - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau disebut juga WIKA, memperkuat kontribusinya di sektor kesehatan melalui revitalisasi dua rumah sakit di Maluku Utara.
Dua rumah sakit tersebut yaitu RSUD Bobong di Pulau Taliabu dan RSUD Maba di Halmahera Timur.
Proyek ini merupakan bagian dari kontrak baru senilai total Rp2,16 triliun yang diperoleh WIKA hingga Kuartal I 2025.
Kedua proyek ini didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025 dan masuk dalam program prioritas 100 hari pemerintah.
Adapun tujuannya adalah meningkatkan status rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C, sehingga mampu memberikan layanan yang lebih baik dan berkualitas bagi masyarakat.
Dengan nilai kontrak masing-masing Rp127 miliar untuk RSUD Bobong dan Rp121 miliar untuk RSUD Maba, WIKA menggandeng Griksa dalam skema kerja sama operasi (Design & Build).
Baca Juga: Peran Penting Satelit Telkomsat dalam Menjaga Komunikasi saat Bencana Alam
Proyek yang dimulai pada awal 2025 ini ditargetkan rampung pada Desember pada tahun yang sama.
Direktur Utama WIKA, Agung BW, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bentuk kontribusi nyata Perseroan dalam mendukung pemerataan infrastruktur kesehatan nasional.
“Dengan sumber daya terbaik yang dimiliki, kami menargetkan dapat menyelesaikan proyek ini dengan tepat waktu dan mutu terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Baca Juga: DAMRI AKAP Bandar Lampung, Solusi Transportasi Modern yang Nyaman dan Andal
"Untuk itu WIKA akan terus menjalankan transformasi bisnis dan inovasi kerja sehingga eksekusi proyek dapat dilakukan dengan efektif dan efisien," jelasnya.***