Kabar BUMN - Proyek pembangunan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Jakarta oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menunjukkan progres signifikan.
RSPON Jakarta ini telah mencapai 98,2% progres fisik per pertengahan April 2025.
Ditargetkan selesai pada Mei 2025, rumah sakit ini diproyeksikan menjadi tonggak penting dalam memperkuat layanan kesehatan nasional, khususnya di bidang neurologi.
Baca Juga: Lulusan SMA Silakan Mendaftar! Loker Ticketing PT GDPS Buka Kesempatan Untukmu
Struktur utama seperti bangunan, fasad, dan infrastruktur penunjang telah rampung.
Sementara tahap akhir kini difokuskan pada pengujian sistem.
“Pembangunan RSPON Jakarta adalah wujud nyata kontribusi Perseroan dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan nasional," ungkap Agung BW, Direktur Utama WIKA.
Baca Juga: Libur Long Weekend Paskah Aman dan Nyaman, ASDP Maksimalkan Layanan Penyeberangan
Ia menambahkan bahwa WIKA bangga dapat menghadirkan fasilitas infrastruktur kesehatan yang nyaman dan berkualitas ini, sekaligus berdampak langsung pada peningkatan kesehatan masyarakat.
RSPON berdiri di atas lahan 116.000 m² dengan tiga bangunan utama berlantai 11.
Beberapa fasilitas yang disediakan seperti ruang radiologi, operasi, Cath Lab, hingga teknologi LINAC dan RMI.
Baca Juga: Pacu Kuda Seru, Konser Meriah, Tiket Sagara Festival Lebih Murah dengan BNI!
Kehadiran fasilitas ini memperkuat posisi RSPON sebagai pusat rujukan nasional untuk penanganan kasus otak dan saraf.
WIKA menerapkan teknologi Building Information Modeling (BIM) 6D untuk efisiensi dan mendukung prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).