trending

Anjungan Daerah Terbaik di TMII Dapat Penghargaan dari Menteri Kebudayaan RI

Minggu, 27 April 2025 | 21:00 WIB
Kementerian Kebudayaan RI memberikan penghargaan Pradana Nitya Budaya kepada Anjungan Daerah terbaik di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Kabar BUMN - Kementerian Kebudayaan RI menganugerahkan penghargaan Pradana Nitya Budaya kepada Anjungan Daerah terbaik di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam perayaan HUT Ke-50 TMII, yang bertempat di plataran Keong Mas, Jakarta Timur, pada Minggu (20/4/2025).

Fadli Zon mengapresiasi TMII sebagai etalase budaya Nusantara dan berharap anjungan daerah terus berinovasi.

Baca Juga: 5 Pohon Berbunga Indah yang Cocok Ditanam di Pekarangan Rumah dan Tidak Merusak Fondasi Bangunan

“Kita harapkan anjungan-anjungan ini akan lebih baik lagi ke depan tampilannya, aktivitasnya, kegiatannya.

"Dan tentu saja membutuhkan kepala daerah yang peduli dan mempunyai komitmen pada pemajuan kebudayaan,” jelasnya.

Penghargaan ini menjadi simbol apresiasi atas peran aktif pemerintah daerah dalam merawat dan memperkenalkan kekayaan budaya ke generasi muda dan dunia internasional.

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata di Gunungkidul Selain Pantai, Bisa Jadi Pilihan Kalau Sudah Bosan Main ke Pesisir

Penilaian dilakukan oleh dewan juri terhadap 32 anjungan, mencakup aspek fisik seperti pengelolaan bangunan dan lingkungan bangunan adat, lanskap, keunggulan tata pamer, kelengkapan fasilitas, kejelasan petunjuk arah, dan penyediaan informasi.

Anjungan Kalimantan Selatan dinobatkan sebagai terbaik pertama, disusul Bali, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur sebagai terfavorit.

Penyerahan penghargaan untuk anjungan terbaik dilaksanakan dalam rangkaian acara Pesta Rakyat Nusantara dalam peringatan HUT ke-50 TMII.

Baca Juga: Adhyaksa International Run 2025 Kembali Digelar di The Nusa Dua, Bali, Usung Misi Sosial dan Gaya Hidup Sehat

Wakil Menteri Sekretariat Negara Juri Ardiantoro menilai TMII telah sukses menjaga kebhinekaan Indonesia selama 50 tahun.

“Selama 50 tahun TMII sebagai miniatur kebhinekaan Indonesia berhasil survive sebagai salah satu komponen penting dalam merawat persatuan dan kesatuan lingkungan, yang memperkuat identifikasi kebangsaan bersama dengan tempat-tempat destinasi wisata yang lain yang kita miliki,” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini