trending

Sinergi IDM dan Gema Rasa: Jembatan Pelestarian Budaya Jawa di Negeri Belanda

Sabtu, 24 Mei 2025 | 19:00 WIB
Kolaborasi strategis antara komunitas diaspora dan budaya Indonesia jadi kunci untuk menguatkan akar dan menjaga warisan budaya Jawa di mancanegara.

Kabar BUMN - Kini, upaya pelestarian budaya Jawa yang kaya akan tradisi, seni, dan nilai-nilai luhur merambah hingga ke Eropa.

Hal ini berkat kerja sama antara PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (InJourney Destination Management/IDM) dan Stichting Gema Rasa, komunitas diaspora Jawa yang berbasis di Belanda.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU tentang kolaborasi seni pertunjukan dan promosi budaya Jawa di Belanda.

Baca Juga: PLN Lanjutkan Kolaborasi Transisi Energi, MoU Baru dengan CEXIM Resmi Diteken

Penandatanganan MoU-nya dilakukan oleh Direktur Komersial IDM, Hetty Herawati dan Ketua Stichting Gema Rasa, Ference Wongsokario Nojotaroeno di Rama Shinta Garden Resto, Sleman, Yogyakarta pada Rabu (21/5/2025).

Sinergi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat diplomasi budaya Indonesia dan menjangkau komunitas internasional melalui seni pertunjukan dan edukasi kebudayaan.

“Kita telah mendiskusikan tentang kolaborasi yang potensial. Kami menyambut baik kerja sama dengan Gema Rasa yang selama ini konsisten mempromosikan budaya Jawa di Eropa.

Baca Juga: 29 Mei Libur Apa? Simak Deretan Libur Panjang sampai Awal Juni 2025

"Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan pertunjukan seni berkualitas serta memperluas jangkauan program pelestarian budaya Indonesia ke tingkat global,” jelas Direktur Komersial IDM, Hetty Herawati.

Stichting Gema Rasa sendiri merupakan yayasan nirlaba yang digawangi keturunan Jawa generasi keempat di Belanda.

Mereka aktif mengenalkan budaya Jawa lewat gamelan, tari klasik, wayang orang, dan lokakarya budaya untuk publik dan generasi muda diaspora.

Baca Juga: Indonesia Financial Group (IFG) Buka Lowongan untuk Dua Posisi, Batas Waktu Pendaftaran Semakin Dekat

Ference Wongsokario Nojotaroeno, Ketua Stichting Gema Rasa, mengungkapkan, kolaborasi ini menghadirkan program pendidikan budaya dengan menyusun modul pembelajaran budaya Jawa yang dapat digunakan di sekolah komunitas diaspora maupun institusi kebudayaan Eropa.

Upaya promosi bersama juga dilakukan dengan berpartisipasi dalam festival budaya internasional, kampanye digital, dan penyelenggaraan pameran budaya secara kolaboratif.

Halaman:

Tags

Terkini