“Produk tersebut tengah kami kembangkan selama dua tahun terakhir. Berdasarkan hasil uji coba, pupuk ini mampu meningkatkan efisiensi pemupukan hingga 25% serta mendorong peningkatan produktivitas pertanian sebesar 15%,” jelas Propan.
Baca Juga: Naik Kereta Gantung di TMII, Paket Hemat Rp85 Ribu untuk Dua Orang, Berlaku Weekdays Maupun Weekends
Pupuk Kaltim juga mendorong aspek sosial melalui program MAKMUR yang melibatkan penyedia benih, off-taker, hingga sumber pembiayaan.
Pada 2024, program ini menyentuh hampir 100.819 hektar lahan dan melibatkan 42.027 petani, yang berdampak pada peningkatan produktivitas hingga 67%.
“Program ini akan terus kami lakukan dan tiap tahun terus kami tambah petani yang terlibat dan luas lahan yang dibina,” lanjutnya.
Baca Juga: Lowongan Magang di BUMN! Dicari Staf Yayasan untuk PT Pupuk Kujang
Penerapan ESG di Pupuk Kaltim telah menghasilkan berbagai penghargaan. Perusahaan mencatat skor ESG Risk Rating sebesar 21,9 dan masuk 3 besar kategori agrokimia versi Sustainalytics.
Pupuk Kaltim juga mempertahankan Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup selama 8 tahun, serta Proper Emas Daerah dari Pemprov Kaltim selama 9 tahun berturut.
Tak hanya itu, predikat Platinum selama 7 tahun dan Gold Star Award di Investortrust ESG Awards 2024 turut memperkuat reputasi perusahaan di bidang keberlanjutan. ***