Kabar BUMN - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT NX Logistics Indonesia, bagian dari jaringan logistik global Nippon Express.
Kolaborasi ini bertujuan mendukung implementasi green logistics dengan memanfaatkan moda angkutan kereta api sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan.
Angkutan perdana kerja sama ini diberangkatkan dari Klari, Karawang menuju Surabaya pada awal Mei 2025 lalu.
Baca Juga: Perkuat Jaringan Logistik, KAI Logistik Gandeng GP Ansor Jawa Timur
Dalam pengiriman perdana ini, KAI Logistik mengangkut empat kontainer 40 feet milik PT NX Logistics Indonesia dengan total muatan mencapai 112 ton.
Langkah ini menjadi aksi nyata kedua perusahaan dalam menekan emisi karbon di sektor logistik nasional sekaligus menjalankan praktik bisnis berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Direktur Utama KAI Logistik, Fredi Firmansyah menyatakan, "Kolaborasi ini menjadi momentum strategis dalam pengembangan ekosistem logistik hijau di Indonesia.
Baca Juga: Angkutan Lebaran 2025, KAI Logistik Catat Lonjakan Pengiriman hingga 2.500 Ton
"Kami bangga bisa bermitra dengan PT NX Logistics Indonesia untuk menyediakan solusi logistik yang lebih efisien, rendah emisi, dan mendukung konektivitas berbasis rel.
"Kami juga mengapresiasi PT NX Logistics Indonesia yang telah berkomitmen pada langkah hijau dengan memilih moda transportasi yang berkelanjutan."
Sementara itu, Roosseno, Manager Sales & Marketing NX Logistics Indonesia, menambahkan, “Integrasi layanan berbasis rel dengan jaringan logistik kami di Indonesia akan meningkatkan efisiensi pengiriman dan menjadi langkah nyata dalam memenuhi komitmen keberlanjutan perusahaan dan menjadi bagian dari strategi dekarbonisasi operasional logistik secara global.”
Baca Juga: KAI Logistik Tawarkan Pengiriman Hewan Peliharaan Aman dan Cepat Selama Arus Balik Lebaran
Dalam kerja sama ini, KAI Logistik menyediakan layanan distribusi logistik dengan skema door-to-door.
Artinya, layanan dimulai dari penjemputan muatan di gudang atau terminal, dilanjutkan pengangkutan melalui moda kereta api, hingga proses pengantaran akhir (dooring) ke tujuan.