Kabar BUMN - Sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring global di sektor pertahanan, PT Pindad mendapat kunjungan istimewa dari peserta Defence Attache Tour (DAT) 2025 pada Selasa, 27 Mei 2025.
Acara yang berlangsung di Divisi Munisi Pindad, Malang ini dihadiri oleh 24 Atase Pertahanan (Athan) dari berbagai negara sahabat.
Direktur Produksi PT Pindad, Hera Rosmiati, menyambut langsung para delegasi, didampingi oleh sejumlah pejabat penting seperti Kasubdit Athandikzin Kolonel Inf. Troy B. Hutagalung, GM Munisi Dwi Jadmoko, Wakil GM Mahmed Vincent, dan Manager Ekspor Samuel Zefanya.
Baca Juga: SKK Migas Tinjau Lapangan Akasia Bagus, Proyek CO2 Reduction Berjalan Sesuai Target
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian DAT 2025 yang digelar oleh Direktorat Kerja Sama Internasional Pertahanan (Ditkersinhan) Ditjen Strategi Pertahanan (Strahan) Kementerian Pertahanan.
Rangkaian acara dilangsungkan pada 26-27 Mei 2025 di Surabaya dan Malang, dengan tujuan utama mempererat hubungan antara Kemhan dan para atase pertahanan negara sahabat serta memperkenalkan lebih dekat kapabilitas industri pertahanan nasional.
Dalam sambutannya, Kolonel Inf. Troy B. Hutagalung mengajak para peserta untuk memanfaatkan kunjungan ini sebaik mungkin.
Baca Juga: Memasak Daging Kurban Jadi Rendang, Simak Tips Berikut Agar Cepat Matang dan Empuk
"Terimakasih Pindad sudah menerima dan mendukung program DAT 2025, kepada rekan-rekan delegasi silakan bertanya dan berdiskusi langsung," ungkapnya.
Ia menegaskan pentingnya diskusi terbuka demi memperdalam pemahaman terhadap kekuatan dan potensi industri pertahanan Indonesia.
Direktur Produksi PT Pindad, Hera Rosmiati, turut menyoroti pentingnya peran Pindad sebagai bagian dari BUMN industri pertahanan yang tergabung dalam holding Defend ID.
Baca Juga: KAI Catat 459 Ribu Lansia Telah Nikmati Diskon Tiket 20%, Dukung Mobilitas Aman dan Terjangkau
"Pindad merupakan bagian dari BUMN industri pertahanan, Defend ID yang memproduksi produk pertahanan untuk mendukung tugas TNI dan Polri.
"Kemarin juga telah berlangsung business meeting dan pemaparan dari Indhan di Surabaya yang dikoordinasikan oleh Kemhan."