trending

BULOG dan Pemkab Kukar Pastikan Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan Kurban di Wilayah IKN

Sabtu, 7 Juni 2025 | 20:30 WIB
BULOG siapkan 7.800 ton beras dan Pemkab Kukar perketat pengawasan hewan kurban demi ketahanan pangan dan keamanan Idul Adha di wilayah IKN. (Dok. BULOG)

Walaupun belum ada surat tugas baru, Bulog tetap siap menyalurkan bantuan kapan pun pemerintah memberikan instruksi.

Baca Juga: Tidak Sedang Kuliah dan Bisa Bawa Motor? Coba Lirik Lowongan Kerja Ini!

“Walaupun stok tersedia, pendistribusian masih menunggu arahan lebih lanjut dari pusat. Namun kami pastikan bahwa ketersediaan bahan pangan cukup hingga beberapa bulan ke depan,” tambah Mersi.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) juga mengambil langkah antisipatif untuk memastikan kesehatan hewan kurban yang akan disembelih masyarakat.

Melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak), pemeriksaan kesehatan hewan difokuskan pada lima titik di wilayah Tenggarong.

Baca Juga: Apa Saja yang Bisa Didapatkan dari Hadiah Undi-Undi Hepi Telkomsel Bulan Juni 2025?

“Kegiatan ini rutin kita lakukan untuk memastikan hewan kurban, baik sapi maupun kambing, dalam kondisi sehat dan layak untuk dikonsumsi,” ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Kukar, Gazali Rahman.

Menurut data Distanak Kukar, terdapat 4.420 ekor sapi, 963 ekor kambing, dan 20 ekor kerbau yang tersebar di berbagai kecamatan. Sebagian besar hewan telah diperiksa dan akan diberi tanda sebagai bukti layak dikonsumsi.

“Kami imbau masyarakat agar membeli hewan dari peternak yang telah diperiksa oleh petugas. Jangan ragu, karena petugas kami juga aktif melakukan pemeriksaan di kecamatan-kecamatan,” tambah Gazali.

Baca Juga: Olah Daging Idul Adha Sampai Matang, Hindari Risiko Penyakit dari Parasit dan Bakteri Berbahaya

Dokter hewan Arda Wahyu Setiadi mengingatkan agar masyarakat lebih teliti dalam memilih hewan kurban. “Boleh dikurbankan, asalkan hewannya sehat dan memenuhi syarat umur. Kalau cuma luka ringan, bisa diobati dulu,” katanya.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, termasuk pemeriksaan organ dalam setelah penyembelihan. “Untuk wilayah Tenggarong sendiri sampai sekarang masih aman. Belum ditemukan adanya kasus penyakit berbahaya. Statusnya masih hijau,” jelas Arda.

Dengan kesiapan pangan dan hewan kurban yang dijaga ketat, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban dengan tenang, aman, dan khusyuk. ***

 

Halaman:

Tags

Terkini