trending

Buktikan Komitmen Menyuguhkan Kontruksi Unggul, Brantas Abipraya Bangun Kembali Gedung DPRD Sulbar Pasca Gempa

Jumat, 12 Mei 2023 | 19:17 WIB
Seremoni groundbreaking atau peletakan batu pertama rehabilitasi-rekonstruksi (rehap-rekon) Gedung DPRD Sulbar (8/5). (Dok. Brantas Abipraya)

Kabar BUMN - Menunjukkan keseriusannya untuk selalu hadir menyuguhkan karya-karya konstruksi unggul untuk Indonesia, PT Brantas Abipraya (Persero) kembali dipercaya untuk mengerjakan pembangunan gedung tahan gempa, kali ini Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar.

Gedung DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) merupakan salah satu bangunan terdampak Gempa Bumi 6,2 magnitudo pada 15 Januari 2021.

Dimulainya pembangunan inipun ditandai dengan seremoni groundbreaking atau peletakan batu pertama rehabilitasi-rekonstruksi (rehap-rekon) Gedung DPRD Sulbar (8/5) oleh Pejabat Gubernur Sulbar Akmal Malik, didampingi Ketua DPRD Sulbar Sitti Suraidah Suhardi, Komisaris Utama Brantas Abipraya Haryadi, dan Senior Vice President Divisi Operasi 1 Arviga Bigwanto.

Baca Juga: Info Promo Tiket Kereta Api Bulan Juni 2023, Ada KA Pandalungan dan Argo Semeru

Bergabung secara virtual, Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti mengatakan bahwa proses rehab-rekon dapat selesai sesuai target yang direncanakan, yakni 13 bulan.

“Dibangun dengan desain tahan gempa dan menggunakan desain bangunan hijau (BGH), kami optimis dapat menyelesaikan pembangunan ini dengan kualitas yang baik, tepat mutu, biaya, dan waktu, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan,” ujar Komisaris Utama Brantas Abipraya Haryadi.

Memperkuat penjelasan Haryadi, di tempat yang berbeda - secara virtual, Direktur Operasi II Brantas Abipraya Haryadi mengatakan, kualitas unggul proyek tentunya tanpa mengenyampingkan keutamaan dari keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Baca Juga: Kembangkan Layanan Kanker, Rumah Sakit PELNI Resmikan Merial Tower

Pada pembangunan gedung yang dibangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini, ruang lingkup Brantas Abipraya meliputi Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi, bangunan gedung DPRD, TPS, pekerjaan bangunan smoking area dan parkir sepeda, pekerjaan infrastruktur, pekerjaan landscape, pekerjaan bangunan GWT dan RWT, serta pekerjaan sewage treatment plant.

Dengan luas bangunan 9.814,7 meter persegi, bangunan ini nantinya akan memiliki jumlah lantai sebanyak tiga tingkat.

Sebagai tambahan informasi, sebelumnya Brantas Abipraya juga telah membangun kantor Gubernur Sulbar.

Baca Juga: Penuhi Hak Penyandang Disabilitas, Kemenkominfo Siapkan Akses Informasi Publik Melalui info.go.id

Gempa di Mamuju yang terjadi Januari 2021 lalu berpusat enam kilometer timur laut Kabupaten Majene 2,98 LS-118,94 BT pada kedalaman 10 kilometer. Gempa susulan dengan magnitudo 6,2 kembali terjadi dan berlangsung selama 5 hingga 7 detik.

Getaran gempa terasa hingga Mamuju, Makassar, dan Palu, dan mengakibatkan sejumlah gedung rusak, termasuk rumah sakit Mamuju, kantor Gubernur Sulawesi Barat, kantor DPRD dan RSUD Mamuju. Gempa ini juga mengakibatkan longsor di 3 titik sepanjang jalan poros Majene-Mamuju, sehingga akses jalan terputus.

Halaman:

Tags

Terkini