Kabar BUMN - Kabar baik datang dari Bengkulu, akses laut ke Pulau Enggano kini kembali terbuka setelah Pelabuhan Pulau Baai dinyatakan siap beroperasi.
Hal ini menandai pulihnya konektivitas yang sempat terputus akibat pendangkalan alur pelayaran.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan, dua kapal, yakni KM M.H. Thamrin dan KMP Pulo Tello, berhasil melakukan uji coba pelayaran ke Enggano dengan aman.
Baca Juga: Taman Edelweiss Wonokitri, Swiss”-nya Pasuruan yang Jadi Jujukan Favorit Wisatawan Sebelum ke Bromo
Uji coba ini dilaksanakan untuk memastikan kelayakan alur pelayaran yang sedang dalam proses pengerukan.
Menhub Dudy menambahkan bahwa uji coba dilakukan dalam kondisi cuaca baik dan air laut pasang tertinggi.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menyatakan bahwa keberhasilan KMP Pulo Tello dalam uji coba bukan hanya menandai pemulihan layanan, tetapi juga penting bagi kelangsungan distribusi energi.
Baca Juga: Rayakan Enam Dekade, Telkom Akan Perkuat Digitalisasi untuk Masa Depan Digital Indonesia
“KMP Pulo Tello membawa tangki BBM yang dibutuhkan masyarakat di Enggano. Ini adalah jalur logistik vital, bukan sekadar rute penyeberangan biasa,” tegasnya.
Selama masa gangguan, ASDP tetap melayani penyeberangan dengan kapal pendukung, bekerja sama dengan Basarnas, Lanal, Polair, dan KPLP.
Kini, jadwal pelayaran secara bertahap kembali dibuka, meskipun masih menyesuaikan dengan kondisi cuaca dan kesiapan pelabuhan.
Baca Juga: BTN Buka Lowongan Kerja, Kesempatan Menjadi Executive Secretary di Unit Kerja Syariah
Sebagai bentuk kepedulian sosial, ASDP memberikan potongan tarif hingga 50% untuk kendaraan logistik dan tiket gratis bagi pasien rujukan serta tenaga kesehatan.
Perbaikan alur pelayaran juga didukung oleh KSOP Kelas III Pulau Baai, PT Pelindo, dan Pemda Bengkulu, dengan pengerahan kapal keruk untuk menjaga kelancaran jangka panjang.