trending

Bank Mandiri Nilai Perekonomian Indonesia Masih Lebih Baik di Kawasannya hingga Kuartal I 2023

Sabtu, 13 Mei 2023 | 06:00 WIB
Bank Mandiri Nilai Perekonomian Indonesia Masih Lebih Baik di Kawasannya Hingga Kuartal I 2023 (Dok. Bank Mandiri)

Sedikit lebih tinggi dibandingkan triwulan IV 2022 sebesar 4,48% yoy, maupun triwulan I 2022 sebesar 4,34% yoy.

Pertumbuhan konsumsi pemerintah juga turut menopang ekonomi, dimana pertumbuhannya tercatat sebesar 3,99% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan-triwulan sebelumnya yang mencatat kontraksi.

Baca Juga: Pertamina Laksanakan Subsidi Tepat Skema Full Registran dan Full QR Bertahap di Regional Jawa Bagian Barat

Sedangkan perekonomian dunia masih menghadapi risiko ketidakpastian yang besar.

Kondisi tingginya inflasi dan suku bunga mulai berimbas pada kinerja ekonomi dan sektor keuangan dunia.

Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa bank besar di AS dan Eropa kolaps, yang pada akhirnya harus diambil alih oleh bank besar lainnya.

“Berbagai peristiwa ini tentunya dapat berimbas pada ekonomi dunia dan menimbulkan gejolak pasar keuangan global. Namun, dampak terhadap pasar keuangan global dapat diminimalisir berkat respons yang cepat dari otoritas keuangan di AS dan Eropa,” jelas Andry.

Namun demikian, Andry menilai dampak ekonomi global mulai berimbas pada pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang hanya mencatat 2,11% yoy. 

Nilai itu melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 3,33% yoy. 

Selain itu, kinerja perdagangan masih cukup baik meski mulai melambat. 

Net ekspor tumbuh sebesar 77,65% yoy melambat dibandingkan triwulan IV 2022 di mana net ekspor tumbuh sebesar 86,25% yoy.

Berdasarkan sektor, analisa tim ekonom Bank Mandiri merinci sektor-sektor terkait mobilitas tumbuh sangat tinggi memanfaatkan momentum akselerasi peningkatan mobilitas dan aktivitas masyarakat. 

Baca Juga: Info Promo Tiket Kereta Api Bulan Juni 2023, Ada KA Pandalungan dan Argo Semeru

Sektor tersebut adalah Transportasi dan Pergudangan yang tumbuh 15,93% yoy, dan Akomodasi dan Restoran 11,55% yoy, dan Informasi & Komunikasi 7,19% yoy.

Lalu, sektor industri pengolahan juga tumbuh relatif tinggi yaitu 4,43% yoy. 

Halaman:

Tags

Terkini