Inisiatif ini membuka akses digital bagi mitra binaan untuk mendistribusikan dan mempromosikan produk mereka secara terukur dan efisien.
Langkah ini sejalan dengan prinsip inklusivitas ekonomi dan mendukung capaian SDG 8 (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi), SDG 9 (industri, inovasi, dan infrastruktur), serta SDG 17 (kemitraan untuk mencapai tujuan).
Heru menekankan bahwa ukuran keberhasilan TJSL bukan pada jumlah dana yang digelontorkan, tetapi pada dampak sosial yang ditimbulkan.
“Kami percaya bahwa keberhasilan korporasi tidak hanya soal profit, tetapi juga seberapa besar kontribusinya dalam membangun peradaban.
"TJSL adalah wajah humanis ASDP sebagai BUMN yang hadir untuk rakyat,” ujarnya menandaskan.***