Kabar BUMN - Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk menggelar Tamansari Festival pada 4 - 18 Agustus 2025 di Atrium Tamansari Hive, Jakarta Timur.
Tamansari Festival diisi salahnya satunya dengan kegiatan Mini Talkshow “Festival UMKM Merdeka”.
Program ini menjadi wadah berbagi pengetahuan praktis mengenai manajemen keuangan, pengembangan bisnis, serta penerapan praktik keberlanjutan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Baca Juga: TASPEN Gelar PR Summit 2025, Perkuat Peran Karyawan dalam Membangun Citra Perusahaan
Mini talkshow diselenggarakan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) bersama PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) dan PT Wijaya Karya Realty Tbk (WIKA Realty) sebagai wujud komitmen BUMN dalam memberdayakan pelaku UMKM.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata visi WEGE untuk menjadi mitra terpercaya dalam menciptakan ekosistem konstruksi yang inovatif dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) pilar ekonomi melalui penguatan kapasitas UMKM.
“Kolaborasi ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga memperluas jejaring dan wawasan pelaku UMKM agar mampu bersaing di era digital dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan,” ujar Manager PR, CSR & GA WEGE, Firlan.
Baca Juga: Pertumbuhan Konsisten, Saham Elnusa Tembus Rekor dalam 8 Tahun Terakhir
Mini talkshow menghadirkan berbagai narasumber ahli dalam bidangnya. Sesi pertama, Ameylia Natasya Siregar, SE, AWP, QWP, WPS, IFP, Founder dan Financial Advisor Finansha, membagikan pengetahuan tentang Pencatatan Pengelolaan Keuangan UMKM.
Sesi kedua menghadirkan tim Digital Multimedia WIKA Beton yang membahas materi tentang Foto Produk UMKM, memberikan tips dan trik tentang cara memotret produk secara profesional.
Selanjutnya pada sesi ketiga diisi Hamzah Alfaris selaku Praktisi AI, yang mengangkat topik Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Strategi UMKM, membahas potensi transformasi digital dalam memperkuat daya saing dan efisiensi operasional UMKM.
Acara dihadiri berbagai pelaku UMKM serta masyarakat umum yang antusias untuk memperoleh wawasan baru mengenai pengelolaan usaha.
“Saya merasa acara ini sangat bermanfaat. Selain mendapatkan ilmu yang sangat berguna tentang pengelolaan keuangan dan strategi digitalisasi, saya juga jadi lebih percaya diri untuk mengembangkan usaha saya,” ujar Rina, Pemilik usaha Minuman Herbal.