Kabar BUMN - Pekan Sehat dalam rangka HUT ke-49 PT Timah Tbk di Pangkalpinang tidak hanya menghadirkan kegiatan olahraga dan kebersamaan, tetapi juga membawa manfaat besar bagi pelaku UMKM yang ikut serta dalam bazar UMKM di Kantor Pusat PT Timah Tbk pada Minggu (31 Agustus 2025).
Sebanyak 37 UMKM turut meramaikan acara ini dengan menghadirkan beragam kuliner, minuman segar, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lokal yang menarik perhatian ribuan peserta dan pengunjung.
Antusiasme lebih dari sepuluh ribu peserta membuat dagangan UMKM cepat ludes terjual bahkan sebelum acara selesai.
Baca Juga: Internship Telkom Indonesia: Kesempatan Magang Finance Support GBD 2025
Dengan mengusung tema “Untuk Merah Putih”, perayaan ulang tahun PT Timah ke-49 ini menjadi wadah strategis bagi UMKM untuk memperluas pasar, memperkenalkan produk, sekaligus meningkatkan penjualan.
Kesempatan ini tidak hanya memberikan keuntungan materi, tetapi juga membuka peluang promosi yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.
Salah satu UMKM yang sukses pada kesempatan ini adalah Ruri dari Kerabut. Seluruh makanan dan minuman yang dibawanya habis terjual.
“Alhamdulillah, semuanya ludes hari ini, dan penjualan saya jauh lebih tinggi dari biasanya. Ramainya luar biasa. Saya sangat bersyukur kepada PT Timah yang mengadakan acara seperti ini karena membawa banyak pembeli. Terima kasih PT Timah,” ujar Ruri.
Menurut Ruri, acara seperti ini bukan hanya mendongkrak omzet, tetapi juga menjadi sarana promosi produk.
Hal serupa juga dirasakan oleh Erliana, mitra binaan PT Timah yang menjajakan kerajinan tangan dan aksesori.
Baca Juga: PHR Dukung Desa Balai Pungut Jadi Destinasi Wisata Sungai Unggulan
“Bazar UMKM ini adalah kesempatan besar bagi kami untuk memperkenalkan produk dan menjalin relasi. Karena fokus kami di kerajinan, banyak orang yang mampir, tertarik, bahkan ada yang kemudian menghubungi untuk memesan atau bekerja sama,” kata Erliana.
Erliana menambahkan, menjadi mitra binaan PT Timah memberikan banyak keuntungan, bukan hanya dalam bentuk bantuan finansial, tetapi juga pelatihan untuk meningkatkan keterampilan serta peluang promosi melalui berbagai pameran.
Herawati, pelaku UMKM lainnya yang menjual aneka makanan, juga mengaku sangat terbantu dengan adanya acara ini.