Kabar BUMN - Setelah libur panjang Maulid Nabi berlalu, layanan Kereta Cepat Whoosh masih terus menunjukkan tren positif.
Bukan hanya soal lonjakan penumpang saat musim liburan, tapi juga karena konektivitas intermoda yang membuat perjalanan semakin praktis dan efisien.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyebutkan konektivitas antarmoda yang lengkap di setiap stasiun membuat perjalanan dengan Whoosh semakin efisien dan nyaman, baik bagi penumpang individu maupun yang melakukan perjalanan bisnis maupun wisata,
Baca Juga: Perawatan Wajah Singkat dan Sederhana Saat Traveling Guna Menghindari Jerawat dan Kulit Kering
Di Jakarta, Stasiun Halim terkoneksi langsung dengan LRT Jabodebek, Transjakarta, Damri menuju Bandara Soekarno-Hatta dan PIK 2, hingga T-Shuttle ke Bandara Halim Perdanakusuma.
Alternatif transportasi online dan taksi juga siap sedia, membuat perjalanan dari dan menuju stasiun semakin lancar.
Di sisi lain, Stasiun Padalarang menjadi titik penting untuk masuk ke Bandung.
Baca Juga: Bukan Hoax! Tiket KAI Diskon 20 Persen Selama Satu Bulan Penuh
Dari sini, penumpang bisa langsung naik KA Feeder ke Cimahi dan Kota Bandung, Commuter Line Garut maupun Cicalengka, hingga shuttle ke destinasi wisata populer seperti Dusun Bambu.
Tak ketinggalan, dukungan transportasi online juga semakin memudahkan mobilitas.
Sementara Stasiun Karawang dan Stasiun Tegalluar menghadirkan keunggulan serupa.
Baca Juga: Sehat Tak Harus Mahal, Berikut 7 Rekomendasi Jenis Olahraga yang Murah Meriah
Shuttle gratis ke The Grand Outlet Karawang hingga bus Damri ke Summarecon Mall Bandung membuat Whoosh bukan hanya sekadar transportasi cepat, tapi juga pintu gerbang menuju pusat belanja dan wisata.
Tren ini menunjukkan bahwa Whoosh tidak hanya diminati saat periode liburan.