Kabar BUMN - PT Timah Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran UMKM di daerah operasional.
Pada semester pertama 2025, tercatat delapan mitra binaan berhasil naik kelas setelah memenuhi sejumlah kriteria.
Mulai dari peningkatan kapasitas produksi, jumlah pegawai, omzet, keterlibatan masyarakat sekitar, hingga kepemilikan sertifikat usaha.
Baca Juga: Dobo–Marlasi Kini Terhubung, Tiket Kapal Dibanderol Mulai Rp63 Ribu
Melalui Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK), PT Timah tidak hanya memberi dukungan modal, tetapi juga pendampingan, pelatihan, serta kesempatan mengikuti pameran di tingkat lokal maupun nasional.
Sejak digulirkan pada tahun 2000, program ini telah membantu ribuan UMKM untuk berkembang dan lebih berdaya saing.
Salah satu mitra binaan, Lisnawati, produsen pilus ikan dan cumi, mengaku usahanya semakin berkembang berkat dukungan PT Timah.
Baca Juga: Harga Emas Melonjak, Nasabah BSI Raup Manfaat Investasi
Dirinya menyebut bahwa usahanya banyak berubah setelah didikung PT Timah melalui penambahan alat produksi hingga peluang promosi melalui pameran.
"Saya sangat terbantu dengan program PUMK PT Timah, selain mendapatkan pinjamam modal saya bisa menambah alat produksi dan bahan baku untuk produksi pilus.
“Namun, memang sekarang tantangannya ada di pemasaran karena kondisi ekonomi masyarakat yang sulit sehingga berpengaruh pada omset juga," katanya.
Baca Juga: IDM dan InJourney Airports Gelar IHH, Angkat Potensi Wisata Purworejo
Departement Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan, menegaskan bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi.