trending

BSI dan KAGAMA Resmikan Deposito Wakaf untuk Wujudkan Dana Abadi Sosial

Minggu, 28 September 2025 | 17:00 WIB
BSI dan KAGAMA meluncurkan Deposito Wakaf untuk wujudkan Dana Abadi senilai Rp10 miliar, diawali renovasi Rumah Singgah KAGAMA di Jakarta. (Dok. BSI)

Kabar BUMN – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (PP KAGAMA) meresmikan kolaborasi strategis dengan meluncurkan BSI Deposito Wakaf Seri Program Sosial KAGAMA.

Program ini menjadi langkah awal pembentukan Dana Abadi KAGAMA berbasis wakaf uang dengan target penghimpunan dana hingga Rp10 miliar.

Pada tahap pertama, hasil keuntungan dari deposito wakaf akan dialokasikan sepenuhnya untuk merenovasi Rumah Singgah KAGAMA di Palmerah, Jakarta.

Baca Juga: Kolaborasi PT Timah dan Masyarakat di World Clean Up Day: Bersihkan Taman Sari Sungailiat

Rumah singgah ini nantinya akan difungsikan sebagai pusat aktivitas sosial sekaligus tempat tinggal sementara bagi mahasiswa dan alumni UGM yang membutuhkan.

Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, menegaskan bahwa BSI Deposito Wakaf memadukan instrumen komersial syariah dengan peran sosial.

Nasabah atau wakif menempatkan dana dalam bentuk deposito, sementara imbal hasilnya diarahkan untuk mendukung program sosial yang berkelanjutan.

Baca Juga: PLN Perkuat Pasokan Listrik Andal untuk Dukung Produksi PHR di WK Rokan

“BSI memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan kemaslahatan umat melalui instrumen keuangan syariah, salah satunya wakaf."

"Dengan kolaborasi bersama KAGAMA, wakaf tidak hanya berfungsi sebagai ibadah, tetapi juga menjadi instrumen penggerak ekonomi umat yang berkelanjutan,” ujar Bob.

Program ini juga sejalan dengan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance).

Baca Juga: Info Magang BUMN 2025: PT Krakatau Semen Indonesia Buka Posisi IT Support, Terbuka untuk Mahasiswa & Fresh Graduate

Peresmian inisiatif tersebut berlangsung dalam acara KAGAMA Leaders Forum yang turut dihadiri tokoh nasional, termasuk Ketua Harian PP KAGAMA Ir. Budi Karya Sumadi, Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Wamenkomdig Nezar Patria.

BSI dan KAGAMA menaruh harapan besar bahwa program ini bisa menjadi pintu masuk lahirnya lebih banyak inisiatif wakaf uang ke depan.

Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan dari sisi spiritual, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial yang nyata bagi masyarakat luas. ***

Halaman:

Tags

Terkini