Kabar BUMN - Perum Jasa Tirta II meraih dua penghargaan dalam ajang Indonesia Economic Summit 2025 yang diselenggarakan di Jakarta pada Kamis (2/10/2025), yakni The Most Profitable State-Owned Enterprise dan Excellence Performance State-Owned Enterprise.
Capaian ini diraih berkat kinerja keuangan Perum Jasa Tirta II yang tumbuh signifikan sepanjang tahun 2024.
Di tahun 2024, Perum Jasa Tirta II berhasil membukukan laba sebesar Rp204,41 miliar atau tumbuh 48,11% secara tahunan (year-on-year), dengan dukungan pendapatan usaha mencapai Rp1,07 triliun.
Tingkat efisiensi perusahaan juga terjaga baik dengan rasio BO/PO sebesar 86,66%, serta total aset yang meningkat 4,01% menjadi Rp2,15 triliun.
Capaian gemilang ini tidak lepas dari kepemimpinan Direktur Utama Perum Jasa Tirta II, Imam Santoso, yang secara konsisten mendorong transformasi kinerja dan tata kelola perusahaan melalui pendekatan strategis, efisiensi operasional, serta penguatan peran BUMN dalam ketahanan nasional.
Dalam kesempatan yang sama, Imam Santoso menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan Indonesia Economic Summit 2025.
Baca Juga: Euforia Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, Turis Lokal hingga Mancanegara Padati Lombok
Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan Jasa Tirta II dalam menjaga efisiensi, rentabilitas, dan likuiditas perusahaan.
“Sebagai BUMN pengelola sumber daya air, kami berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola yang baik serta memberikan kontribusi nyata bagi pengelolaan air dan ketahanan energi nasional,” ujarnya.
Selain menjaga kinerja finansial yang sehat, Perum Jasa Tirta II juga berfokus pada inovasi dan penguatan peran sosial dan lingkungan untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan.
Baca Juga: Hingga Agustus 2025, BRI Catat Transaksi Rp1.145,22 Triliun Melalui 1 Juta AgenBRILink
Upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan energi terbarukan berbasis air, peningkatan layanan operasional bendungan, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan sumber daya air.
Langkah ini menjadi bukti bahwa perusahaan tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan pelayanan kepada masyarakat.