trending

Guru dan Orang Tua ABK Dapat Bekal Edukasi dari Program Inklusif PT Timah

Minggu, 5 Oktober 2025 | 12:45 WIB
Ratusan guru dan orang tua ikuti pelatihan PT Timah untuk mendukung pendidikan anak berkebutuhan khusus.

Kabar BUMN - PT Timah Tbk kembali menunjukkan komitmennya di bidang pendidikan dengan menggelar program pelatihan untuk guru dan orang tua anak penyandang disabilitas.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran pendidik dan keluarga dalam mendampingi anak agar mampu berkembang secara akademis maupun sosial.

Sepanjang Januari hingga Juni 2025, PT Timah telah dua kali mengadakan workshop di Bangka Tengah dan Sungailiat.

Baca Juga: PT Timah Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis Lewat Mobil Sehat di Pulau Bangka dan Karimun

Pertama, Workshop Kolaborasi Guru dan Orang Tua dalam Mendidik ABK "Kurikulum untuk Siswa Berkebutuhan Khusus dan Tips Mengantarkan Anak Istimewa menjadi Insan Bermakna" di SLB Negeri Koba, Bangka Tengah.

Selain itu juga dilaksanakan Workshop "Mendidik Anak Berkebutuhan Khusus Menjadi Manusia Mandiri dan Bermanfaat" di SLB Negeri Sungailiat.

Ratusan guru dan orang tua terlibat aktif dalam sesi berbagi pengalaman, diskusi, serta pembekalan terkait cara mendidik anak berkebutuhan khusus secara tepat.

Baca Juga: Batas Waktu Hampir Tiba, Yuk Daftar Magang Graphic Designer di ANTARA

Program ini juga menjadi bentuk dukungan perusahaan terhadap upaya pemerintah dalam mengurangi kesenjangan akses pendidikan.

PT Timah menilai, kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan dunia usaha menjadi kunci dalam menciptakan pendidikan inklusif yang berkelanjutan.

Menurut Departement Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan, PT Timah terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan salah satunya bagi para penyandang disabilitas.

Baca Juga: Mahasiswa Berprestasi PGTC Pertamina Dapat Pengalaman Tak Terlupakan di MotoGP Mandalika

"Kualitas pendidikan bagi anak-anak tidak hanya bisa ditentukan oleh sekolah tapi juga dukungan berbagai pihak, baik sekolah, orang tua dan juga keterlibatan dunia usaha.

"Melalui pelatihan ini, diharapkan orang tua dan guru dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan pendidikan yang inklusif," kata Anggi.

Halaman:

Tags

Terkini