trending

Prabowo Saksikan Serah Terima Aset Negara ke PT Timah, Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola dan Tingkatkan Kontribusi Nasional

Jumat, 10 Oktober 2025 | 14:30 WIB
Presiden Prabowo menyaksikan serah terima aset negara ke PT Timah Tbk sebagai langkah memperkuat tata kelola dan kontribusi sektor timah nasional. (Dok. PT Timah)

Kabar BUMN — Pemerintah Indonesia menunjukkan keseriusannya dalam memperbaiki tata kelola industri timah nasional.

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo saat menyaksikan langsung proses serah terima aset negara hasil sitaan kepada PT Timah Tbk di Kawasan Smelter Tinindo Inter Nusa, Pangkalpinang, pada Senin, 6 Oktober 2025.

Dalam kunjungannya, Presiden memeriksa secara langsung berbagai aset hasil sitaan yang telah melalui proses hukum, termasuk batangan timah, bijih timah, serta sejumlah barang lainnya.

Baca Juga: BNI Buka Kesempatan Magang Bagi Mahasiswa Berbagai Jurusan, Simak Info Lengkapnya

Serah terima aset dilakukan secara simbolis oleh Jaksa Agung ST Burhanudin kepada Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, kemudian diteruskan kepada CEO Danantara Rosan Roeslani, dan akhirnya diserahkan kepada Direktur Utama PT Timah Tbk, Restu Widiyantoro.

Presiden Prabowo menegaskan, “Kita menyaksikan penyerahan aset hasil sitaan dari perusahaan swasta yang terlibat dalam penambangan timah ilegal."

"Enam smelter diserahkan, tidak hanya smelter tetapi juga unsur tanah jarang bernilai tinggi seperti monasit.” Ia menambahkan bahwa kerugian negara akibat kasus korupsi timah ini mencapai Rp300 triliun.

Baca Juga: Pesona Tebing Batu Hatupia, Simfoni Batu, Laut, dan Hijaunya Alam Maluku

Presiden pun menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung atas upaya pemulihan kekayaan alam Indonesia.

“Ini bukti bahwa pemerintah serius dan bertekad memberantas penyelundupan, penambangan ilegal, dan segala bentuk pelanggaran hukum.

Saya telah meminta Panglima TNI dan Bea Cukai untuk terus melanjutkan upaya melindungi kekayaan bangsa demi rakyat,” tegasnya.

Baca Juga: Sertifikasi Kompetensi PR Batch XII, Upaya FH BUMN dan LSPPRI Mewujudkan Praktisi Kehumasan yang Dibutuhkan BUMN

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan bahwa aset hasil sitaan negara diserahkan kepada Danantara untuk dikelola PT Timah, dengan tujuan agar aset tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi negara.

“Setelah dikelola PT Timah, kami berharap aset ini bisa menghasilkan penerimaan bagi negara, meningkatkan produksi, dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat."

Halaman:

Tags

Terkini