Kabar BUMN - Jasa Raharja terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat penerapan Good Corporate Governance (GCG) sebagai pondasi utama seluruh kegiatan bisnis.
Dengan menjunjung prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran, perusahaan ini memastikan setiap kebijakan berjalan profesional dan berintegritas tinggi.
Langkah ini juga menjadi bentuk nyata upaya Jasa Raharja dalam membangun kepercayaan publik melalui tata kelola yang modern dan terbuka.
Baca Juga: Pertamina Dorong Transisi Energi Hijau Lewat Inovasi Bahan Bakar Ramah Lingkungan
Corporate Secretary Jasa Raharja, Dodi Apriansyah, menjelaskan bahwa transparansi komunikasi menjadi fokus penting dalam penerapan GCG.
Baik komunikasi internal maupun eksternal, semuanya diarahkan untuk menciptakan keterbukaan yang bisa dipahami oleh seluruh pemangku kepentingan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah Jasa Raharja dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Menemukan Kedamaian di Desa Wisata Melung, Hidden Gem dari Banyumas
Menurut Dodi, transparansi adalah fondasi utama agar arah kebijakan dan kinerja perusahaan dapat diketahui secara jelas oleh publik.
Sebagai lembaga yang memiliki mandat pelayanan publik di bidang asuransi sosial kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja terus memperkuat mekanisme pelaporan dan keterbukaan informasi.
Melalui kanal digital, laporan berkala, hingga publikasi kinerja keuangan, masyarakat kini dapat mengakses berbagai informasi perusahaan dengan mudah, cepat, dan akurat.
Baca Juga: Bantu Petani Bangkit, PT Timah Salurkan Mesin dan Bibit hingga ke Belitung Timur
Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan yang tidak hanya efisien, tetapi juga akuntabel.
Selain transparansi, akuntabilitas juga menjadi prinsip penting dalam tata kelola Jasa Raharja.