trending

PNM Angkat Karya Nasabah ke Panggung Nasional Lewat Kolaborasi Eksklusif Bersama Desainer Rinaldy Yunardi

Minggu, 12 Oktober 2025 | 11:00 WIB
PNM membuka akses bagi nasabah untuk tampil di panggung kreatif nasional melalui kolaborasi dengan desainer Rinaldy Yunardi. (pnm.co.id)

Sementara itu, kipas wayang menjadi simbol keberagaman budaya Jawa yang terus lestari, dibalut dalam desain modern yang elegan dan abadi.

Baca Juga: PT GDPS dari Garuda Indonesia Group Buka Lowongan Kerja Aviation Security, Syarat Pendidikan SMA Sederajat

Dalam kesempatan tersebut, Bu Ariri menyampaikan rasa haru dan kebanggaannya atas kesempatan luar biasa ini.

“Saya tidak pernah menyangka usaha batik yang sederhana bisa tumbuh sejauh ini.

"Terima kasih kepada PNM yang selalu mendampingi, memberi pelatihan, hingga akhirnya saya diberi kesempatan berkolaborasi dengan desainer sekelas Rinaldy Yunardi.

Baca Juga: Dukung Kemnaker, Telkom Siapkan Program Magang dan Uang Saku Bagi Lulusan Perguruan Tinggi

"Ini bukan hanya kebahagiaan bagi saya, tapi juga kebanggaan bagi keluarga dan daerah saya,” ujar Ariri.

Sementara itu, Rinaldy Yunardi turut menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi tersebut.

“Terima kasih kepada PNM dan Sonderlab x Kaca Kreatif atas kesempatan ini.

Baca Juga: Cahaya Harapan Segera Membumbung, Lenterne Festival de Paris 2025 Siap Digelar di Parangtritis

"Saya sangat senang bisa lebih mempelajari budaya Indonesia yang kaya.

"Kolaborasi ini mengajarkan saya untuk tidak mengubah nilai dasar atau ciri khas dari desain nasabah, melainkan memaksimalkannya agar bisa diapresiasi lebih luas dan masuk ke panggung kreatif nasional.

"Saya berharap kedua ibu ini bisa menginspirasi jutaan nasabah PNM lainnya,” ujar Rinaldy.

Baca Juga: Jasa Raharja Wujudkan Tata Kelola Modern Lewat Transparansi dan Akuntabilitas Komunikasi

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dalam mendampingi nasabah naik kelas.

Halaman:

Tags

Terkini