Sejak tahun 2016, EANK Solo aktif mengikuti berbagai program pembinaan, salah satunya melalui Rumah BUMN BRI Solo.
Baca Juga: Keliling Bandung Tanpa Bayar Tiket Masuk? Ini 7 Spot Gratis yang Seru!
Sejak 2022, usahanya juga rutin difasilitasi mengikuti pameran BRI, termasuk BRI UMKM EXPO(RT).
“Dulu kami UMKM yang masih gaptek. Di Rumah BUMN BRI Solo, kami mulai belajar dasar-dasar manajemen usaha mulai dari manajemen keuangan, strategi pemasaran di e-commerce, hingga branding agar produk lebih dikenal.
"Kemudian melalui pameran BRI UMKM EXPO(RT), akhirnya membukakan kami akses bertemu dengan buyer luar negeri,” jelas Eko.
Baca Juga: Promo Spesial DAMRI: Potongan Harga Tiket di Indomaret Berlaku Hingga Akhir Tahun
Selain pendampingan, dukungan pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI juga berperan penting dalam keberlanjutan bisnis EANK Solo.
Dana dari KUR dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan operasional harian dan pembelian bahan baku sesuai permintaan pasar.
“Pendanaan dari KUR sangat membantu kita menambah modal kerja.
Baca Juga: Truntum Kuta Hadirkan Ruang Santai Modern Lewat Hattrick Sport Bar
"Dari KUR, kita bisa menjaga keberlanjutan produksi, meningkatkan kualitas, sekaligus berani mengambil peluang baru di pasar.
"Proses pengajuannya di BRI juga mudah dan cepat,” jelasnya.
Dengan dukungan tersebut, omzet EANK Solo kini tumbuh stabil di kisaran Rp15–25 juta per bulan.
Baca Juga: Pusri Tegaskan Pupuk Bersubsidi Sesuai Aturan, Harga Tetap Resmi dan Transparan
Kapasitas produksinya pun konsisten, dengan sangkar ukuran sedang mencapai 15–20 unit per bulan dan ukuran besar sekitar 10 unit per bulan.