Langkah ini juga sejalan dengan agenda pemerintah untuk memperkuat stabilitas nasional, menciptakan lapangan kerja berkeahlian tinggi, dan meningkatkan ketahanan ekonomi di tengah tantangan global.
Usai prosesi penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke fasilitas produksi dan area pengembangan infrastruktur baru milik PT Pindad, yang dirancang menjadi pusat pengembangan industri pertahanan dengan teknologi terintegrasi.
Baca Juga: Dari Sabang sampai Rote, Pertamina Terus Menyalakan Energi Negeri
Kerja sama ini diharapkan menjadi contoh nyata sinergi antara industri, akademisi, dan pemerintah dalam membangun fondasi pertahanan dan ekonomi nasional yang tangguh, berdaulat, dan berkelanjutan—selaras dengan semangat kemandirian bangsa dalam bidang teknologi dan manufaktur strategis.***