trending

Perkuat Konektivitas Anambas, ASDP Resmi Operasikan KMP Bahtera Nusantara 01 untuk Rute Letung—Sedanau

Minggu, 9 November 2025 | 09:00 WIB
ASDP resmi mengoperasikan kapal perintis KMP Bahtera Nusantara 01 untuk melayani rute Pelabuhan Letung dan Sedanau. (asdp.id)

Kabar BUMN - Laut biru Anambas menjadi saksi lahirnya tonggak baru dalam upaya pemerintah membuka keterisolasian antar-pulau di Kepulauan Riau.

Pada Rabu (5/11), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan Pelabuhan Penyeberangan Letung dan Pelabuhan Penyeberangan Sedanau.

Peresmian ini menandai langkah penting dalam peningkatan mobilitas masyarakat pesisir serta memperkuat konektivitas maritim nasional.

Baca Juga: Petani Sambut Gembira Penurunan Harga Pupuk Subsidi 20 Persen, Pupuk Indonesia Pastikan Distribusi Lancar

Sebagai bagian dari misi besar memperluas akses transportasi laut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) turut hadir dalam peresmian tersebut.

ASDP memastikan dukungannya melalui pengoperasian kapal perintis KMP Bahtera Nusantara 01, yang akan melayani rute pelayaran di kedua pelabuhan tersebut.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi yang inklusif dan merata, terutama bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

Baca Juga: Pegadaian Hadirkan Program “Gadai Bebas Bunga”, Solusi Cerdas Akses Dana Cepat Tanpa Beban

“Kami berupaya menyediakan mobilitas yang adil bagi seluruh masyarakat, tidak hanya di pusat-pusat pertumbuhan, tetapi juga di daerah terpencil yang membutuhkan pembukaan akses untuk berkembang,” ujar Heru.

Akses Lebih Cepat, Aman, dan Nyaman

Dalam sambutannya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan dampak nyata dari hadirnya Pelabuhan Penyeberangan Letung.

Baca Juga: Pilihan Aplikasi untuk Olahraga Lari, Penunjang Pelari Ciptakan Performa Terbaiknya

Sebelum pelabuhan ini beroperasi, masyarakat harus menempuh perjalanan panjang dengan singgah di Matak menggunakan kapal tradisional, yang memakan waktu lama dan memiliki risiko keselamatan tinggi.

“Kini, waktu tempuh semakin singkat dan masyarakat dapat bepergian dengan lebih nyaman.

"Rute Tanjung Uban–Letung sejauh 283 km dapat ditempuh sekitar 15 jam, sementara Letung–Matak yang berjarak 85 km dapat ditempuh sekitar 5 jam.

Halaman:

Tags

Terkini