“AP II menyiapkan hingga 148 kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional di 20 bandara pada 2030, dengan komposisi sebanyak 63% digunakan di Bandara Soekarno-Hatta, sebanyak 7% di Bandara Kualanamu, dan 30% di bandara lainnya,” ujar Muhammad Awaluddin.
Konektivitas
Dalam pertemuan tersebut, AP II dan Parlemen Eropa turut membahas terkait konektivitas penerbangan.
Dalam keterangan resminya, Marian-Jean Marinescu mengatakan meningkatkan konektivitas dan daya saing transportasi adalah hal yang krusial.
Baca Juga: Angkasa Pura I Layani 15 Juta Angkutan Kargo
AP II memaparkan bahwa rencana pengembangan Bandara Soekarno-Hatta telah ditetapkan, yakni revitalisasi Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3, serta pembangunan Terminal 4.
Dengan demikian, nantinya Bandara Soekarno-Hatta diharapkan mampu melayani hingga 120 juta penumpang per tahun.
“Selain itu, pengembangan Cargo Village di atas lahan seluas 75 hektare saat ini tengah disiapkan.
"Cargo Village memiliki kapasitas 2,5 juta ton per tahun,” ungkap Muhammad Awaluddin.