trending

Tingkatkan Pemakaian Bahan Bakar Alternatif Ramah Lingkungan, SIG Tanam Pohon Kaliandra Merah

Selasa, 23 Mei 2023 | 17:30 WIB
Petani green belt melakukan pembibitan tanaman kaliandra merah di area green house eco park kembang semi, untuk reklamasi lahan pascatambang SIG di Pabrik Tuban, Jawa Timur. (DOK. SIG)

Hal ini karena emisi buangan CO2 dari wood pellet kaliandra 8 kali lebih rendah daripada bahan bakar gas, serta 10 kali lebih rendah daripada batu bara dan bahan bakar minyak.

Baca Juga: Menteri BUMN Perkuat Jajaran Direksi PT Pindad Dengan Tunjuk Wadirut dan Dirtekbang Baru

Kaliandra merah yang telah ditanam di area reklamasi pabrik Tuban, diharapkan sudah bisa dipanen pada tahun depan atau saat kaliandra merah telah berusia satu tahun.

Di tahun pertama, panen hanya bisa dilakukan sebanyak satu kali. Sedangkan di tahun-tahun selanjutnya, panen bisa dilakukan per enam bulan atau dua kali dalam setahun.

Jika setiap pohon dapat menghasilkan sekitar 5 kg batang, maka total akan ada 50 ton batang yang akan didapatkan dalam sekali panen dan dapat dijadikan umpan pada pembakaran di tanur semen.

Baca Juga: Perhutani Bersama KPP Wajib Pajak Besar Tiga Sosialisasikan Taat Wajib Bayar Pajak

Sementara daunnya yang tinggi protein dapat dijadikan pakan ternak di Ecopark Kambang Semi.

Penanaman Pohon Kaliandra Merah di Sumatra Barat
Program penanaman kaliandra merah di Sumatra Barat dilakukan anak usaha SIG, yaitu PT Semen Padang.

PT Semen Padang berkolaborasi dengan sejumlah stakeholders, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, hingga kelompok tani dan pelaku UMKM.

Baca Juga: Pengujian KCJB Ditingkatkan Secara Bertahap

Selama periode Juli 2022 hingga April 2023, pohon Kaliandra yang ditanam mencapai 133.111 pohon dengan luasan lahan mencapai 13 hektare yang tersebar di 13 kabupaten/kota, terutama di sekitar kawasan Perhutanan Sosial dan diperkirakan akan mulai panen di kuartal III tahun 2023.

Selaku inisiator dalam kolaborasinya dengan berbagai pihak, PT Semen Padang bertindak sebagai penyedia bibit, penyedia mesin pencacah kayu kaliandra merah, dan pembeli hasil panen kaliandra merah.

Sementara pemerintah daerah bertindak selaku fasilitator dan mediator, serta akademisi sebagai periset dan pendamping teknis.

Baca Juga: Gelar Rapat Koordinasi, PTPN Group Terus Akselerasikan Transformasi untuk Perkuat Pertumbuhan Bisnis

Adapun kelompok tani dan pelaku UMKM sebagai pihak yang menanam, merawat, memanen, mencacah dan menjual hasil panen ke PT Semen Padang.

Halaman:

Tags

Terkini