Kabar BUMN - Forum Digital BUMN (Fordigi) sebagai mitra Kementerian Badan Usaha Milik Negara mengajak mahasiswa Indonesia untuk mengambil peran sebagai talenta digital.
Dengan melakukan road show ke kampus-kampus yang ada di 10 kota besar dengan program “Fordigi Goes to Campus” untuk menggali talenta-talenta digital dari berbagai kampus di Indonesia.
Pada kegiatan kali ini Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi kampus pertama dari 10 kampus lainnya dalam program ini.
Baca Juga: Berkhayal dalam Shalat, Sah atau Tidak?
Program ini terdiri dari rangkaian kegiatan mulai dari seminar hybrid, hackaton, deepracer league dan call for paper UU Pelindungan Data Pribadi (PDP) ini akan menjadi sarana bagi para mahasiswa dalam memahami kontekstual, tren, tantangan, serta potensi yang terdapat di era digitalisasi.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa agar memanfaatkan fasilitas digital dengan optimal untuk menghadirkan pembaruan bagi lingkungan sekitar, serta mampu memahami aspek digitalisasi dalam proses bisnis dalam memanfaatkan kekayaan ekosistem bisnis digital.
Ketua Bidang IV Fordigi Ecosystem Development Beatrix Santi Anugrah menjelaskan seluruh Fordigi Goes to Campus di tiap kota itu memiliki tema yang berbeda-beda.
“Apapun yang mereka (mahasiswa) keluarkan sebagai bagian daripada kreativitas mereka untuk membantu dapat benar-benar dipergunakan di daerahnya masing-masing,” kata Beatrix seperti dikutip Kabar BUMN dari Antara News pada Rabu 24 Mei 2023.
Beatrix juga menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan jumlah partisipan sebanyak 30.000 peserta untuk setiap kampus-kampus yang akan didatangi Fordigi.
Ketua Umum Fordigi BUMN Muhamad Fajrin Rasyid berharap mahasiswa sebagai talenta digital juga dapat menjadi problem solver yang dapat menyelesaikan masalah dengan berbasis digital untuk menyelesaikan masalah dan menjawab tantangan masa mendatang.
“Saya berharap rekan-rekan mahasiswa tergerak mengambil peran sebagai talenta digital yang memiliki literasi yang tinggi, berpikiran kritis, berkomunikasi efektif, adaptif dan berkolaborasi," ujar Fajrin dalam keterangannya, Rabu 24 Mei 2023.
Indonesia diproyeksikan membutuhkan setidaknya sembilan juta digital talent dalam 15 tahun atau kurang lebih membutuhkan sekitar 600.000 talenta digital per tahunnya.