trending

Momen-Momen Penting Ketika WNI Biasanya Mengirim Uang ke Indonesia

Jumat, 21 November 2025 | 16:00 WIB
Kirim uang dari Singapura ke Indonesia lebih hemat dan lancar dengan tips finansial PMI serta pilihan transfer cepat dan biaya flat.

Kabar BUMN - Bekerja di Singapura sebagai TKI/TKW membuat banyak Warga Negara Indonesia hidup jauh dari keluarga, namun tetap ingin memberi yang terbaik untuk orang-orang di rumah. Karena itu, kirim uang dari Singapura ke Indonesia sudah menjadi rutinitas bulanan bagi kebanyakan PMI.

Menariknya, tidak hanya saat “gajian”, tetapi ada banyak momen-momen penting ketika PMI biasanya mengirim uang ke Indonesia. Setiap momen punya makna sendiri, mulai dari kebutuhan keluarga, tradisi, hingga ekspresi kasih sayang jarak jauh.

Namun, di tengah tingginya biaya hidup Singapura, menjaga agar kiriman tetap lancar butuh strategi. Artikel ini menggabungkan dua hal penting: kapan biasanya WNI mengirim uang ke rumah, dan cara menghemat pengeluaran agar tetap bisa rutin membantu keluarga.

1. Awal Bulan (Payday), Saat Semua Kebutuhan Utama Harus Dipenuhi

Payday adalah waktu paling umum ketika WNI melakukan transfer ke Indonesia. Biasanya kiriman ini ditujukan untuk biaya hidup keluarga, sekolah anak, cicilan rumah/kendaraan, dan tabungan orang tua.

Untuk banyak PMI, kirim uang saat gajian adalah bentuk tanggung jawab dan cara menjaga ritme finansial keluarga.

Tips hemat di Singapura:
Buat alokasi khusus setiap awal bulan: “kebutuhan pribadi”, “tabungan”, dan “untuk keluarga”. Pisahkan langsung agar tidak terbawa belanja impulsif.

2. Tahun Ajaran Baru, Salah Satu Pengeluaran Terbesar

Sekitar Juli - Agustus di Indonesia, banyak anak mulai masuk sekolah, dan hampir semua PMI pasti kirim uang lebih banyak pada periode ini.

Biasanya, pada momen ini digunakan untuk beli seragam dan sepatu, buku dan peralatan sekolah, dan uang pangkal atau SPP baru.

Tips hemat:

Selama periode ini, sebaiknya kurangi makan di luar. Harga makan siang di Singapura bisa SGD 10–12 per hari. Jika kamu memasak sendiri di hari off, kamu bisa menghemat hingga SGD 40–60 per minggu—lumayan untuk menambah kiriman sekolah anak.

3. Lebaran & Hari Raya, Kiriman Wajib, Sebagai Bentuk Kasih

Bulan puasa hingga Lebaran adalah salah satu momen paling sensitif untuk PMI. Mayoritas WNI di Singapura mengirim uang ekstra pada periode ini.

Penggunaan biasanya dipakai untuk hal penting seperti:

  • THR untuk keluarga,
  • Dana masak untuk lebaran,
  • Zakat,
  • Bantuan untuk saudara atau tetangga.

Tips hemat:

Mulai kumpulkan sedikit demi sedikit 2–3 bulan sebelum Ramadan. Dengan cara ini, kamu tidak perlu mengurangi kebutuhan pribadimu secara drastis ketika Lebaran tiba.

Halaman:

Tags

Terkini