Kabar BUMN - Berdasarkan penyaluran pada tahun 2022, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mencatat kebutuhan avtur penerbangan Haji 2023 meningkat sebesar 293 persen.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Arya Yusa Dwicandra mengatakan, peningkatan jumlah kebutuhan Avtur tersebut dikarenakan tahun 2022 terjadi pengurangan kuota ibadah haji dimasa pandemi COVID-19.
"Jumlah tersebut dikarenakan kondisi tahun lalu masih pandemi dan adanya pengurangan kuota ibadah haji di Kalsel yang hanya sebanyak tujuh kloter. Sementara pada tahun ini ada peningkatan jumlah kloter menjadi 17 kloter," tutur Arya, dikutip Kabar BUMN dari Antara News pada Selasa 30 Mei 2023.
Baca Juga: Pertamina Resmikan Program CSR Untuk Ekowisata Gunung Selatan di Tarakan
PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan saat ini juga telah memastikan stok avtur selama penerbangan haji 2023 melalui embarkasi Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, terpenuhi.
"Kami telah menyiapkan kebutuhan avtur sebanyak 365 kiloliter (kl) pada fase pertama penerbangan haji, yang dimulai 29 Mei 2023 hingga 21 Juni 2023 nanti," kata Arya.
Demikian pula, kebutuhan avtur selama fase kedua periode 9 Juli-2 Agustus, yang mencapai 1.049 kl, dalam kondisi mencukupi. Kebutuhan fase kedua bertambah karena ada frekuensi penerbangan pulang dari fase pertama.
Baca Juga: DAMRI Operasikan 178 Armada untuk Layani 157 Ribu Calon Jamaah Haji
Operation Head Pertamina Patra Niaga Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Syamsudin Noor Hariyanto menyebutkan pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Angkasa Pura, selaku otoritas bandara serta maskapai guna memastikan kelancaran penyaluran bahan bakar pesawat udara.
"Penerbangan haji dari Banjabaru, Kalimantan Selatan, dilayani oleh Airhub yang dikoordinasi oleh maskapai Garuda Indonesia dan telah menyiapkan 17 frekuensi penerbangan di tiap fasenya," ucapnya.
Selama penyelenggaraan ibadah haji 2023, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga menyiapkan beberapa skenario kesiapan dan kesiagaan penyaluran di antaranya pelayanan waktu tambahan DPPU dan memastikan para pekerjanya untuk selalu fit to work selama pelayanan ibadah haji tersebut.***