Kabar BUMN – Ketika bencana melanda Sumatra dan wilayah sekitarnya, kondisi darurat menghadirkan berbagai kendala mulai dari jalan terputus, cuaca ekstrem, hingga situasi yang penuh ketidakpastian bagi banyak keluarga.
Dalam kondisi seperti itu, para Awak Mobil Tangki (AMT) Elnusa Petrofin tetap menjadi garda terdepan yang bergerak tanpa henti, mencerminkan komitmen Elnusa untuk menjaga pasokan energi bagi masyarakat, layanan publik, dan aktivitas ekonomi yang tidak boleh terhenti.
Sejak awal kejadian, para AMT tidak sekadar menjalankan prosedur distribusi, tetapi memikul tanggung jawab besar.
Baca Juga: Rahasia Membuat CV yang Menarik Bagi Fresh Graduate Tanpa Pengalaman Magang
Mereka melintasi jalur yang berubah akibat longsor, menunggu waktu aman untuk bergerak, serta melakukan penyesuaian rute berjam-jam lamanya demi memastikan BBM tetap menjangkau SPBU dan fasilitas publik yang sangat membutuhkan.
“Energi bukan hanya angka distribusi. Di tengah bencana, energi adalah harapan,” ujar Rustam Aji, Corporate Secretary Elnusa.
“Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh AMT yang tetap hadir dengan keberanian dan ketulusan. Mereka mewujudkan nilai AKHLAK, amanah, kompeten, dan loyal, dalam bentuk yang paling nyata.”
Untuk menjaga kelancaran suplai, PT Elnusa Petrofin (EPN) segera mengaktifkan contingency plan yang mencakup perubahan rute harian melalui jalur paling aman serta koordinasi intensif dengan aparat, relawan, dan pemangku kepentingan daerah.
Perusahaan juga mengoptimalkan jadwal pengiriman agar pelanggan prioritas selalu mendapatkan pasokan.
Semua proses operasional dilakukan dengan prioritas keselamatan. Briefing keselamatan tambahan dilakukan setiap hari, lengkap dengan evaluasi risiko.
Baca Juga: 4 Kawasan Kuliner Kali Lima yang Bisa Dijelajahi di Ho Chi Mihn City, Vietnam
Saat situasi dinilai tidak memungkinkan, operasi dihentikan sementara demi melindungi AMT dan masyarakat pengguna jalan.