trending

Progres Tol Palembang–Betung Tembus 85%, Hutama Karya Gunakan Metode Khusus di Sungai Musi

Sabtu, 29 November 2025 | 13:30 WIB
Hutama Karya mencatat capaian 85,74% untuk pembangunan Tol Palembang–Betung.

Kabar BUMN - Pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung terus menunjukkan kemajuan signifikan.

Hingga akhir Oktober 2025, proyek pada Seksi 1 dan 2 (Kramasan–Pangkalan Balai) sepanjang 55,5 kilometer telah mencapai 85,74%.

Ruas ini akan menjadi penghubung penting antara Gerbang Tol Kramasan dan Pangkalan Balai, serta memperkuat konektivitas di Provinsi Sumatera Selatan.

Baca Juga: Pertamina Perkuat Distribusi Energi untuk Masyarakat Terdampak di Sumut dan Aceh

Salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan jalan tol ini adalah pekerjaan konstruksi yang melintasi Sungai Musi, jalur transportasi vital bagi masyarakat dan logistik daerah.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Hutama Karya menerapkan metode Box Balance Cantilever, teknik pembangunan jembatan yang dilakukan dari dua sisi secara bertahap hingga bertemu tepat di tengah bentang sepanjang 380 meter.

Metode ini dipilih untuk memastikan proses konstruksi tetap stabil, presisi, dan aman, sekaligus menjaga agar aktivitas lalu lintas sungai tetap berjalan normal.

Baca Juga: Leuwi Asoka Bogor: Trekking 12 Menit Menuju Kolam Alami Superjernih

Pendekatan ini juga meminimalkan gangguan terhadap masyarakat sekitar dan aktivitas pengangkutan di Sungai Musi.

Tol Palembang–Betung sendiri memiliki panjang total 70,19 kilometer dan terdiri dari tiga seksi:

  • Seksi 1: Palembang–Rengas (22,50 km)
  • Seksi 2: Rengas–Pangkalan Balai (33 km)
  • Seksi 3: Pangkalan Balai–Betung (14,69 km)

Baca Juga: PHE WMO Dorong Penguatan Pengasuhan Anak Lewat Sertifikasi Bina Keluarga Balita Emas di Gresik

Pembangunan ini merupakan bagian dari percepatan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), yang ditujukan untuk menghadirkan konektivitas yang lebih merata di Sumatera.

Hutama Karya berharap kehadiran tol ini dapat meningkatkan kelancaran distribusi logistik, memperpendek waktu tempuh antarwilayah, mendukung mobilitas harian warga, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Sumatera Selatan.

“Kami juga berkomitmen untuk terus melanjutkan inovasi dan menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya membangun konektivitas, tetapi juga membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini