trending

Peringati Hari Ibu, PT Timah Dorong Perempuan Tangguh dan Berdaya di Era Transformasi

Selasa, 23 Desember 2025 | 09:00 WIB
PT Timah peringati Hari Ibu lewat Women In TINS Series untuk mendorong perempuan tangguh, adaptif, dan berdaya di era transformasi kerja. (Dok. PT Timah)

Ratih juga menyoroti tantangan struktural yang masih dihadapi perempuan di dunia kerja, khususnya dalam menyeimbangkan peran profesional dan keluarga.

Baca Juga: 6 Negara Ramah Wisatawan Indonesia, Cocok Jadi Destinasi Pertama untuk Liburan Perdana ke Luar Negeri

Menurutnya, minimnya perempuan di posisi puncak bukan disebabkan oleh kurangnya kompetensi, melainkan karena ekosistem kerja yang belum sepenuhnya ramah perempuan.

“Banyak perempuan yang berprestasi, tetapi ketika memasuki fase membangun keluarga dan memiliki anak, tidak sedikit yang terpaksa mundur. Dunia kerja belum sepenuhnya menyediakan lingkungan yang memungkinkan perempuan tetap bertanggung jawab pada keluarga dan karier,” jelasnya.

Ia berharap PT TIMAH Tbk terus memperkuat dukungan bagi perempuan melalui penciptaan lingkungan kerja yang inklusif dan ramah keluarga, termasuk dukungan pada fase-fase penting kehidupan perempuan.

Baca Juga: Tanam Ribuan Pohon di Gunung Pandan, PEP Sukowati Field Tegaskan Komitmen Lingkungan Lewat Pertamina Green Action 2025

Ratih juga mengapresiasi keberadaan komunitas Women In TINS sebagai ruang saling mendukung antarperempuan di perusahaan.

“Saya berharap akan ada lebih banyak kegiatan positif bersama Women In TINS, tidak hanya untuk kebersamaan dan saling menguatkan, tetapi juga untuk berkontribusi bagi perusahaan,” katanya.

Sementara itu, A. Darmawantik menyampaikan materi mengenai kepemimpinan perempuan transformatif dengan menekankan pentingnya kesadaran diri.

Baca Juga: Wadirut BULOG Tinjau Langsung Aceh, Pastikan Bantuan Pangan Bencana Tetap Aman dan Lancar

“Ini bukan hanya tentang memimpin orang lain, tetapi tentang memimpin diri sendiri terlebih dahulu, dimulai dari pikiran, keyakinan, pilihan, serta arah hidup dan karier. Perempuan yang berdaya bukan yang paling lantang bersuara, tetapi yang memiliki kesadaran diri paling kuat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa perempuan tangguh adalah mereka yang mampu bangkit dari tekanan, kegagalan, dan tantangan hidup, lalu tumbuh menjadi lebih kuat dengan pemaknaan baru.

“Ketangguhan bukan sekadar bertahan, tetapi bertumbuh setelah badai. Perempuan harus sadar akan perannya, mampu memimpin diri sendiri, mengambil keputusan, menguatkan orang lain, dan menjadi versi terbaik dari dirinya,” ujarnya.

Baca Juga: Startup Mahasiswa ITB Cirebon Binaan Pertamuda Pertamina Raih Tsucrea Award di Ajang Inovasi Global Tokyo

Dari sisi kewirausahaan, Tiya Apriano berbagi perjalanan membangun usaha jamu tradisional hingga berkembang menjadi bisnis yang berkelanjutan. Ia juga mempraktikkan langsung cara pembuatan jamu kepada para peserta.

Halaman:

Tags

Terkini