trending

DAMRI Operasikan Angkutan Perintis Gratis Peureulak–Peunaron, Jaga Mobilitas Warga Aceh Timur Pascabencana

Selasa, 23 Desember 2025 | 12:45 WIB
DAMRI bersama Kemenhub menghadirkan angkutan perintis gratis Peureulak–Peunaron untuk menjaga konektivitas dan mobilitas warga Aceh Timur. (damri.co.id)

Kabar BUMN - Sebagai operator angkutan perintis, DAMRI bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan melalui BPTD Kelas II Aceh mengoperasikan layanan angkutan perintis gratis pada rute Peureulak–Peunaron.

Layanan ini dihadirkan untuk mendukung mobilitas masyarakat Aceh Timur pascabencana sekaligus menjaga konektivitas wilayah yang terdampak.

Fokus utama pengoperasian angkutan ini adalah memastikan keterhubungan antarwilayah tetap terjaga, khususnya sebagai akses masyarakat dari Peunaron menuju Peureulak.

Baca Juga: Kolaborasi Kemanusiaan BUMN dan Relawan Mandiri Perkuat Respons Bencana di Sumatera

Jalur tersebut menjadi penting untuk memenuhi berbagai kebutuhan dasar, mulai dari aktivitas belanja hingga mobilitas ekonomi harian, di tengah kondisi infrastruktur jalan yang masih dalam tahap pemulihan.

Layanan angkutan perintis gratis ini beroperasi setiap hari, dengan jadwal keberangkatan pukul 08.00 WIB dari Terminal Peureulak.

Estimasi waktu tempuh perjalanan sekitar tiga jam, disesuaikan dengan kondisi jalan yang ada.

Baca Juga: 7 Tempat Wisata di Turki yang Tak Boleh Dilewatkan Saat Liburan Akhir Tahun

Head of Corporate Communication DAMRI, P. Septian Adri S., menegaskan bahwa keterlibatan DAMRI dalam layanan ini merupakan wujud peran sosial perusahaan sebagai operator transportasi publik.

“DAMRI hadir untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses transportasi di tengah keterbatasan pascabencana.

"Layanan Peureulak–Peunaron ini kami jalankan sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan mobilitas warga, khususnya untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Septian.

Baca Juga: BSI Ambil Peran Strategis dalam Akad Massal 50 Ribu KPR FLPP Bersama Presiden Prabowo

Sebagai operator, DAMRI juga memastikan kesiapan armada dan kru pengemudi sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku.

Selain itu, koordinasi dilakukan secara intensif dengan BPTD Kelas II Aceh serta instansi terkait lainnya guna menjamin kelancaran dan keamanan layanan selama masa operasional.

Halaman:

Tags

Terkini