trending

Mentan Apresiasi Program Smart Precision Farming yang Diinisiasi Petrokimia Gresik

Kamis, 1 Juni 2023 | 16:30 WIB
Dirut Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo (kiri) menjelaskan program Smart Precision Farming kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). (petrokimia-gresik.com)

"Pupuk Petrokimia Gresik berteknologi nano ini nanti akan menjadi yang pertama diproduksi oleh produsen pupuk Indonesia.

"Pupuk ini akan kami luncurkan di hari ulang tahun ke-51 Petrokimia Gresik dan memiliki sejumlah kelebihan, diantaranya pengaplikasian yang jauh lebih efektif dan efisien.

"Sedangkan Smart Precision Farming akan terus kami kembangkan dan persiapkan dengan baik agar dapat segera terimplementasi," terang Dwi.

Beberapa waktu lalu, Petrokimia Gresik telah melakukan uji coba menyebarkan pupuk dengan teknologi nano menggunakan drone.

Baca Juga: Petrokimia Gresik Luncurkan Program “Santri Makmur

Pemanfaatan drone untuk menyebarkan pupuk ini dapat mengurangi biaya produksi para petani.

Dibutuhkan biaya besar untuk membayar tenaga kerja untuk melakukan pemupukan.

Dengan bantuan drone, petani bisa mengurangi tenaga kerja dan menghemat biaya produksi.

Selain itu, drone juga akan dilengkapi sensor pendeteksi kondisi tanaman.

Sehingga drone bisa memberikan dosis pupuk sesuai dengan kebutuhan masing-masing tanaman.

Saat ini, Petrokimia Gresik telah memiliki dua drone dan akan terus bertambah hingga 100 unit.

Baca Juga: Terobosan Baru Petrokimia Gresik Bikin, Limbah Jadi Bahan Baku NPK

Diharapkan ke depan akan ada skuadron drone yang bisa melengkapi pekerjaan Mobil Uji Tanah (MUT) Petrokimia Gresik dan akan berkeliling ke seluruh Indonesia.

Selain itu, drone tersebut juga bisa meng-capture geospasial, sehingga bisa melihat kondisi tanaman yang dibudidaya, apakah tumbuh subur atau sebaliknya.

Hasil capture ini juga dapat dikoneksikan dengan satelit, sehingga scale up-nya bisa dimanfaatkan untuk pertanian Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini