Kabar BUMN - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terlibat aktif dalam pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Aceh melalui pembangunan Rumah Hunian Sementara (Huntara) Danantara di Aceh Tamiang.
Program ini merupakan bagian dari sinergi BUMN di bawah Danantara Indonesia untuk menyediakan tempat tinggal layak bagi warga terdampak.
Pembangunan Huntara tersebut ditinjau langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 1 Januari 2026, yang menekankan pentingnya percepatan pemulihan agar masyarakat segera kembali beraktivitas dengan aman.
Baca Juga: Mobilitas Tinggi Saat Pergantian Tahun, 311 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Dalam tahap awal, BSI berkontribusi sekitar 15 persen dari target pembangunan, terutama dalam dukungan pembiayaan dan kebutuhan logistik.
Rosan Roeslani, Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, menyampaikan bahwa pencapaian pembangunan Huntara hingga awal tahun ini tidak terlepas dari kerja keras dan sinergi lintas pihak, khususnya peran aktif BUMN dalam mendukung eksekusi di lapangan.
"Target pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang ditetapkan secara jelas sejak awal, dan capaian hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak untuk menepatinya. BUMN bergerak cepat, bekerja di lapangan dalam kondisi yang tidak mudah, untuk memastikan masyarakat segera mendapatkan hunian yang layak," jelasnya.
Baca Juga: Diskon Tiket Kapal PELNI Hampir Habis, Kuota Stimulus Nataru Terserap 91 Persen
Dony Oskaria, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, menyoroti disiplin eksekusi dan intensitas kerja BUMN dalam mengejar target waktu yang ketat.
"Pembangunan Rumah Hunian Danantara dilakukan dalam rentang waktu yang sangat terbatas. BUMN bekerja dengan intensitas tinggi, melakukan percepatan konstruksi, pengadaan material, hingga pengawasan mutu secara simultan agar target dapat tercapai sebelum awal tahun," jelasnya.
Huntara dibangun dengan konsep modular dan dilengkapi fasilitas dasar seperti listrik, air bersih, drainase, hingga akses Wi-Fi guna menunjang pemulihan sosial dan ekonomi warga.
Baca Juga: Lulusan Arsitektur Merapat! Ini Peluang Karier di BUMN PT Mitra Utama Madani
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo, yang turut hadir mendampingi kunjungan kerja tersebut, menyatakan bahwa keterlibatan BSI tidak hanya terbatas pada layanan perbankan, melainkan memastikan masyarakat memiliki fondasi yang kuat untuk bangkit kembali.
"Hunian Sementara (Huntara) ini menjadi solusi krusial bagi saudara-saudara kita di Aceh yang kehilangan tempat tinggal. Sesuai arahan Danantara, kami memastikan hunian ini memenuhi standar 'Layak'—artinya tidak sekadar memberikan atap, tetapi memberikan rasa aman, nyaman, dan bermartabat agar warga bisa kembali produktif," ujarnya.