Pada aspek sosial, perusahaan mendorong pembinaan UMKM, pengembangan dan keberagaman karyawan, peningkatan indeks kepuasan pelanggan, pemberdayaan penyandang disabilitas, serta mendorong inklusi keuangan dan akses produk yang lebih luas.
Baca Juga: Kemajuan Pabrik Nikel Vale di Pomalaa Mendapat Apresiasi MIND ID
Sementara dari sisi tata kelola, WEGE memperkuat sistem manajemen, pengawasan internal, serta penerapan standar GCG yang tercermin dari skor ASEAN Corporate Governance Scorecard sebesar 90,49 persen.
Ke depan, WEGE menargetkan pertumbuhan yang seimbang antara ekspansi usaha, pengelolaan risiko, dan konsistensi penerapan ESG.
Dengan portofolio proyek yang solid serta tata kelola yang terjaga, perusahaan optimistis dapat mempertahankan kepercayaan pasar dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.***